Kunker di SBD, Menko PMK Janjikan Bantuan 1 Unit Alat Test PCR | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunker di SBD, Menko PMK Janjikan Bantuan 1 Unit Alat Test PCR


SERAHKAN BANTUAN. Menko PMK, Prof. Muhadjir Effendy saat menyerahkan bantuan alat pelindung diri bagi RS Karitas dalam kunjungannya, Selasa (17/11). (FOTO: FREDI BULU LADI/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kunker di SBD, Menko PMK Janjikan Bantuan 1 Unit Alat Test PCR


TAMBOLAKA, TIMEXKUPANG.com-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P didampingi sejumlah Dirjen melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (17/11). Dalam kunjungan itu, Muhadjir berjanji akan membantu satu unit alat tes polymerase chain reaction (PCR) guna mendukung peningkatan kinerja rumah sakit di daerah, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

Terpantau media ini, Menko Prof. Muhadjir didampingi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), DR. dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, DR. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng, dan Deputi Bidang Koordinasi, Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan, Kemenko PMK, drg. Agus Suprato, M.Kes.

Tiba di Bandara Tambolaka, Menko Muhadjir dijemput Wakil Bupati SBD, Marthen Kristian Taka, Wakil Ketua DPRD, H. Samsi Pua Golo, dan sejumlah pimpinan OPD di SBD. Di rumah jabatan Bupati SBD, Prof. Muhadjir disambut Bupati SBD, Kornelius Kodi Mete dengan mengalungkan kain adat setempat diringi tarian khas tradisonal Wewewa.

Dari rujab Bupati, rombongan Prof. Muhadjir menuju RS Karitas Weetebula. Di sana mereka disambut Direktur RS Karitas dan Suster-suster ADM yang adalah perintis berdirinya rumah sakit tersebut.

Dalam kesempatan itu, Prof. Muhadjir berjanji akan membantu 1 unit mesin PCR untuk keperluan pemeriksaan sampel Covid-19 di Kabupaten SBD. Namun Prof. Muhadjir belum memastikan apakah alat PCR akan ditempatkan di RS Karitas atau di RSUD Reda Bolo. Menko Muhadjir hanya berharap Bupati SBD segera menyediakan tempat bagi laboratorium alat PCR tersebut.

“Secepatnya saya akan berkoordinasi untuk segera memberikan bantuan 1 alat PCR kepada Pemda Sumba Barat Daya. Namun Pemda harus menyediakan tempat untuk alat tersebut,” imbuhnya.

Saat menyambangi RS Karitas, Prof. Muhadjir juga melihat secara langsung keadaan para pasien yang mengalami gizi buruk serta meninjau kondisi fisik bangunan rumah sakit itu.

Setelah itu, Prof. Muhadjir menyerahkan bantuan Masker KF94 sebanyak 1.600 buah, masker N95 sebanyak 700 buah dan APD sebanyak 700 untuk RS Karitas Weetebula.

Dari RS Karitas, Menko Prof. Muhadjir juga meninjau langsung pelayanan kesehatan dan berbagai fasilitas Kesehatan di RSUD Pratama Reda Bolo SBD.

Kunjungi Desa Bila Cenge

Dari RSUD Prata Reda Bolo, Menko Prof. Muhadjir dan rombongan bersama Bupati Kornelis melanjutkan kunjungan ke Desa Bila Cenge. Di desa itu, Muhadjir melihat program Kementerian PUPR berupa pembangunan fasilitas sanitasi bagi masyarakat miskin yang sudah mencapai 100 persen tuntas.

Menko PMK juga mengunjungi balita gizi buruk pasca dirawat dan anak dengan TBC tulang yang dialami oleh satu keluarga dengan 9 anak di Kalembu Bendu, Desa Limbu Kembe, Kecamatan Kodi Utara.

Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan sejumlah bantuan lintas kementerian dan para donatur, baik berupa peralatan kesehatan, bahan makanan/nutrisi untuk asupan gizi, perlengkapan mandi dan sejumlah bantuan lainnya. (*)

PENULIS: Frederikus Bulu Ladi

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top