Raih WTP, Pemkab Manggarai Dapat Penghargaan Pemerintah Pusat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Raih WTP, Pemkab Manggarai Dapat Penghargaan Pemerintah Pusat


PRESTASI. Kepala KPPN Ruteng, Yustinus Kus Suhantoro saat menyerahkan piagam penghargaan keberhasilan meraih prestasi WTP yang diterima Pjs Bupati Manggarai Zeth Sony Libing (tengah), di ruang kerja Bupati, Selasa (17/11). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Raih WTP, Pemkab Manggarai Dapat Penghargaan Pemerintah Pusat


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah kabupaten Manggarai menerima penghargaan dari pemerintah pusat, Selasa (17/11). Penghargaan itu diberikan setelah kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dalam Menyusun dan Menyajikan Laporan Keuangan tahun 2019.

Piagam penghargaan atas prestasi laporan keuangan itu diserahkan Kepala KPPN Ruteng, Yustinus Kus Suhantoro mewakili Menteri Keuangan RI kepada Pjs Bupati Manggarai, Zeth Sony Libing, di kantor Bupati Manggarai, Selasa (17/11).

“Profisiat atas pencapaian yang diraih Pemkab Manggarai berupa opini yang tertinggi WTP atas laporan keuangan tahun 2019. Ini prestasi yang luar biasa,” ujar Kepala KPPN Ruteng Yustinus dalam kesempatan itu.

Yustinus mengatakan, untuk pelaporan keuangan tahun 2020, ada beberapa poin penting berdasarkan petunjuk Direktorat Perbendaharaan Negara yang disampaikan dalam audiensi tersebut, antara lain sosialisasi sistem SP2D online.

Selain itu pelaporan pengelolaan keuangan daerah, termasuk didalamnya pengeluaran untuk penanggulanan Covid-19, dan percepatan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Dana Desa (DD).

“Direktorat Perbendaharaan sudah membangun sistem SP2D online sehingga harapannya ke depan, untuk penerimaan negara bekerjasama dengan Bank NTT sebagai kas daerah, maka potongan pajak tersetor ke kas negara secara otomatis,” kata Yustinus.

Dengan sistem ini, lanjut Yustinus, data keuangan Pemda yang sudah diintegrasikan dengan data bank, pengelola kas daerah akan mudah terkoneksi dengan sistem perbendaharaan negara. Sehingga pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih transparan, real time, dan mudah untuk melakukan pemantauan terhadap dana Pemda.

Terkait pengelolaan dana APBD dan APBN yang digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19, Yustinus menegaskan bahwa untuk pelaporan keuangan tahun ini agar juga mencantumkan akun pengelolaan dana Covid-19. Karena sekarang, APBD dan APBN banyak digunakan untuk penanggulangan Covid-19.

“Harapannya nanti untuk laporan keuangan agar mencantumkan pengeluaran-pengeluaran untuk penanganan Covid-19. Itu akan menjadi laporan komprehensif pemerintah untuk mengetahui sebetulnya dampak Covid-19 ini mengeluarkan atau menguras biaya negara itu berapa,” kata Yustinus.

Menurutnya, ketika Pemkab mencantumkan akun pengeluaran Covid-19, maka pemerintah pusat dapat mengalkulasi total riil pengeluaran pemda untuk penangan Covid-19.

Terkait penyaluran DAK Fisik DD, Yustinus menyampaikan apresiasi kepada instansi terkait yang telah melakukan upaya percepatan penyaluran DAK tersebut. “Harapan ke depan Manggarai makin banyak desa yang mendapat prestasi sebagai desa mandiri. Kecepatan penyaluran DAK Fisik DD menjadi kunci untuk bisa meraih prestasi tersebut,” ujarnya.

Pjs. Bupati Manggarai, Zeth Sony Libing dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih oleh Pemkab Manggarai. Kata dia, ini merupakan prestasi yang luar biasa. Tentu indikatornya laporan keuangan pemerintah yang sangat baik. Prestasi ini harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi dimasa mendatang.

Terkait sistem SP2D online dan percepatan penyaluran DAK Fisik DD, Pjs Bupati Zeth berjanji secepatnya melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait. Menyangkut penggunaan dana Covid-19, dengan tegas dia sampaikan agar penggunaan serta pelaporan dana tersebut harus dilakukan secara cermat sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Soal penggunaan dana Covid-19, kami akan cantumkan itu dalam laporan keuangan. Saya tadi pagi sudah melihat beberapa catatan laporan keuangan. Soal penggunaan dana Covid-19, harus hati-hati. Pidana kalau ada yang korupsi. Jadi tidak boleh main-main,” tegasnya.

Turut hadir dalam penyerahan piagam penghargaan tersebut, Sekda Manggarai, Fansi Jahang, Asisten Administrasi Umum Fransiskus Kakang, Kepala Badan Keuangan Wilhelmus Ganggut, Inspektur Daerah Bour Maximus, Kasi Bank KPPN Ruteng Jeffrey Avianta, dan Kabag Prokopim Lodovikus D. Moa. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

Populer

To Top