Melayat ke Rumah Duka, Saat Pulang, Rumah Delfinus Sudah Ludes Terbakar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Melayat ke Rumah Duka, Saat Pulang, Rumah Delfinus Sudah Ludes Terbakar


MEMBARA. Rumah Delfinus Mau Ati, warga Dusun Welaus B, Desa Lakekun Utara, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka yang tampak membara saat dilalap si jago merah pada Kamis (19/11) sekira pukul 19.50 Wita. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Melayat ke Rumah Duka, Saat Pulang, Rumah Delfinus Sudah Ludes Terbakar


Warga Minta Pemkab Malaka Adakan Sarana Pemadam Kebakaran

BETUN, TIMEXKUPANG.com-Rumah milik Delfinus Mau Ati, warga Dusun Welaus B, Desa Lakekun Utara, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, ludes dilalap si jago merah sekira pukul 19.50 Wita, Kamis (19/11).

Patris, salah seorang saksi mata yang juga tetangga Delfinus, mengatakan diduga sumber api berasal dari dalam rumah. Pasalnya sebelum muncul kobaran api, terdengar ledakan kecil dari dalam rumah.

“Sepertinya sumber api dari dalam rumah karena sebelum kami melihat api yang begitu cepat menyala besar, terdengar ledakan kecil dari dalam rumah,” ungkap Patris.

Menurut Patris, ketika kobaran api mulai membesar, warga mulai berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sayangnya usaha untuk memadamkan api tidak bisa, sebab ketersediaan air di Desa Lakekun Utara sangat terbatas. Wilayah itu sedang krisis air, sehingga masyarakat sekitar tak berdaya untuk memadamkan si jago merah. Mereka hanya bisa menyaksikan si jago merah terus melalap rumah Delvinus hingga rata dengan tanah. Warga kata Patris hanya berusaha agar api tidak merambat ke rumah warga lainnya.

Patris mengaku, mereka sempat menghubungi beberapa pihak untuk meminta bantuan tangki air. Bahkan sempat menghubungi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka, namun usaha itu tak berhasil.

“Kita berusaha telpon para sopir tangki, namun katanya tidak ada air di mobil tangki. Camat Kobalima juga dihubungi tapi nomor di luar jangkauan. Hanya ada salah satu aparat desa yang ada dilokasi,” bebernya.

Untungnya petugas PLN langsung ke TKP setelah mendapat informasi dari warga, sehingga cepat memutus arus listrik di wilayah setempat.

Patris menuturkan, saat terjadi kebakaran, pemilik rumah tidak berada di tempat karena sedang berada di tempat duka, di dusun tetangga.

Akibat dari si jago merah ini, tidak ada korban jiwa, namun barang-barang yang ada dalam rumah ludes terbakar. Tak satupun yang bisa diselamatkan. Diperkirakan kerugian mencapai jutaan rupiah.

Disampaikan Patris, hingga kobaran api mereda, tidak ada mobil tangki yang tiba di lokasi, walupun warga sempat menghubungi, mereka mengatakan mobil dalam perjalan.

Patris berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dalam hal ini lembaga terkait, yakni BPBD Malaka harus memperjuangkan fasilitas/sarana Pemadam Kebakaran ke depan. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top