KPU TTU Ingatkan Penyelenggara Tingkat Bawah Jaga Netralitas | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KPU TTU Ingatkan Penyelenggara Tingkat Bawah Jaga Netralitas


Ketua KPU Kabupaten TTU, Paulinus Lape Feka. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

KPU TTU Ingatkan Penyelenggara Tingkat Bawah Jaga Netralitas


Selama Tahapan Pelaksanaan Pilkada TTU 2020

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Paulinus Lape Feka mengingatkan para penyelenggara tingkat bawah, yakni PPK, PPS maupun KPPS untuk tetap menjaga netralitas terutama kode etik dan kode perilaku dalam pelaksanaan tahapan Pilkada TTU.

Peringatan tersebut disampaikan Paulinus menyusul salah satu penyelenggara di tingkat bawah yakni anggota PPS di salah satu desa di Kecamatan Miomafo Timur diduga melanggar kode etik dan kode perilaku.

“Kita tidak diizinkan untuk terlibat di dalam tim, atau terlibat dalam usaha untuk memenangkan atau mengalahkan salah satu peserta pemilihan,” kata Paulinus kepada Timor Express, Senin (23/11).

Ditegaskan, penyelenggara tingkat bawah tidak boleh terlibat dalam politik praktis karena saat pelantikan sudah menandatangani pakta integritas, sehingga harus berpegang teguh terhadap ikrar pelantikan.

Menurut Paulinus, tugas penyelenggara hanya memberikan pelayanan yang adil serta merata kepada semua peserta pemilihan, supaya menghasilkan pemimpin yang baik yang dapat membangun TTU lima tahun mendatang.

“Tetap jaga integritas, lalu kedepankan profesionalisme, hindari diri dari kegiatan-kegiatan yang terkesan memihak pasangan calon tertentu,” tegasnya.

Paulinus mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan internal kepada para penyelenggara yang berada di tingkat bawah sehingga mereka tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tahapan pilkada.

“Kita juga harapkan kepada masyarakat supaya berpartisipasi dalam pengawasan terhadap para penyelenggara, sehingga apabila nanti ditemukan mereka tidak netral menjalankan tugas menyukseskan kepemiluan, maka bisa melaporkan ke KPU, supaya kita proses,” tegasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top