Resmikan Kampung Tangguh Prai Ijing Nusantara, Begini Pesan Waka Polda NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Resmikan Kampung Tangguh Prai Ijing Nusantara, Begini Pesan Waka Polda NTT


Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Ama Kliment bersama jajaran dan pejabat terkait foto bersama dengan latar Kampung Adat Prai Ijing, di Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Senin (23/11). (FOTO: FREDI BULU LADI/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Resmikan Kampung Tangguh Prai Ijing Nusantara, Begini Pesan Waka Polda NTT


WAIKABUBAK, TIMEXKUPANG.com-Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Pol Drs. Ama Kliment Dwikorjanto, M.Si meresmikan Kampung Tangguh di Kampung Adat Prai Ijing, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Senin (23/11). Pembentukan Kampung Tangguh tersebut merupakan komitmen bersama Pemerintah dan pihak Polres Sumba Barat dalam rangka melawan virus korona yang berbasis lingkungan dimulai dari lingkungan RT/RW.

Waka Polda, Brigjen Pol Ama Kliment mengatakan, pembentukan Kampung Tangguh ini merupakan program Polri, untuk itu ia berharap melalui program ini masyarakat dapat terlibat secara langsung dalam menjaga kampungnya dari penularan Covid-19.

Terpantau media ini, Waka Polda tiba di Kampung Adat Prai Ijing bersama rombongan disambut dengan serangkaian budaya adat Sumba, mulai dari Tarian Adat, pengalungan kain tenun Sumba dan pemakaian kain budaya Sumba berupa Kalabo dan Kapouta.

Peresmian Kampung Tangguh Prai Ijing Nusantara ini juga dihadiri Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Sumba Barat, Samuel D. Pakereng, Ketua DPRD Sumba Barat, Wadir Binmas Polda NTT, Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K., M.H., Dandim 1613 Sumba Barat Letkol Czi. Irawan Agung Wibowo, S.T.M.tr, Pejabat Utama Polres Sumba Barat, Kepala Desa Tebar dan warga Kampung Adat Prai Ijing.

Waka Polda Ama Kliment menyampaikan bahwa tujuan pembentukan Kampung Tangguh Prai Ijing Nusantara ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona serta membangkitkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada terhadap penularan virus mematikan ini.

Brigjen Ama Kliment juga menyampaikan bahwa pembentukan kampung Tangguh ini upaya membangunkan kembali semangat solidaritas dan gotong royong antara sesama manusia yang kian hari semakin tergerus oleh perubahan sosial.

“Semoga hadirnya Kampung Tangguh Prai Ijing Nusantara ini mampu memelihara Kamtibmas yang kondusif, sehingga terwujud masyarakat yang kreatif, inovatif, dan produktif’. Polri akan selalu mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Bumi Flobamora, karena kerja sama yang solid akan terwujud dan sukses seluruh program pemerintah untuk pembangunan di daerah ini,” imbuhnya.

Brigjen Ama Kliment juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kearifan lokal yang terdapat di Kampung Prai Ijing, karena menurutnya keindahan Kampung Prai Ijing tidak sama di tempat lain.

“Dengan tetap menjaga kearifan lokal yang ada maka akan mendatangkan kunjungan wisatawan, baik domestik dan manca Negara di Sumba Barat,” pesannya.

Selain itu, tambahnya, karena Kabupaten Sumba Barat sedang melaksanakan proses Pilkada 2020, Ama Kliment mengajak masyarakat agar tetap menjaga Kamtibmas. “Saya berharap agar selama masa pandemi ini masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (*)

PENULIS: Frederikus Bulu Ladi

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top