Waspada… Covid-19 Mulai Serang Nakes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Waspada… Covid-19 Mulai Serang Nakes


ILUSTRASI : MARTEN LADO.(TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Waspada… Covid-19 Mulai Serang Nakes


Wawali Sebut Lebih dari 10 Nakes Terpapar

KUPANG, TIMEXKUPANG.com – Kasus Covid-19 di Kota Kupang terus meningkat. Belakangan ini mulai menyerang tenaga kesehatan (Nakes). Buntutnya, tiga Puskesmas dihentikan sementara pelayanan kesehatan karena ana Nakes yang terpapar. Wawali Kupang, dr. Herman Man menyebut lebih dari 10 Nakes terpapar Covid-19.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man mengatakan, beberapa tenaga dokter dan perawat di tiga Puskesmas yakni Oepoi, Oebobo dan Sikumana diketahui terpapar Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan usap yang dilakukan secara massal oleh tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kupang dan menemukan lebih dari 10 petugas medis terpapar Covid-19.

Menurut Hermanus Man, penutupan tiga Puskesmas sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 yang terus meningkat di daerah ini.

“Apalagi, tiga Puskesmas ini memiliki tingkat kunjungan pasien yang sangat tinggi, sehingga harus ditutup sementara sampai para petugas medis yang terpapar Covid-19 sembuh,” tuturnya dikutip dari Antara, Minggu (22/11).

Informasi yang dihimpun dari Nakes di salah satu Puskesmas yang ditutup mengatakan, pihaknya saat ini sedang dalam masa karantina mandiri sambil menunggu hasil swab. “Kami isolasi mandiri saja. Semua petugas kesehatan sampai di Pustu sudah diambil sampel swab. Kita tinggal menunggu hasilnya,” ujar Nakes tersebut ketika dihubungi via WhatsApp, Minggu kemarin.

Dirinya mengaku sangat tenang dan sudah siap terhadap kondisi ini. “Kami sebagai petugas kesehatan sudah siap dengan kondisi ini sejak awal. Itu sudah risiko kami. Yang penting tetap jaga protokol dan meningkatkan imun sehingga lekas sembuh,” ujar perawat ini.

Sebelumnya, koran ini juga berhasil menghubungi seorang perawat yang terpapar Covid-19 dan sudah dinyatakan sembuh pekan lalu. Perawat yang masih bujang ini mengaku awalnya sempat shock ketika menerima kertas hasil uji swab dari Laboratorium PCR RSUD Prof. W.Z Johannes Kupang. Namun, dirinya taat dan disiplin menjalani perawatan selama masa perawatan. Sehingga tidak genap dua minggu perawat yang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit TNI dinyatakan sembuh dan kembali bertugas seperti biasa.

Herman Man yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang itu menambahkan pasien yang membutuhkan layanan kesehatan di tiga Puskesmas bisa melakukan pemeriksaan dan pengobatan pada Puskesmas terdekat.

Dia mengatakan pemerintah Kota Kupang telah melakukan upaya pencegahan dengan lebih tegas dalam penerapan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan ini juga berlaku dalam berbagai pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit. Kami berharap petugas kesehatan benar-benar taat terhadap protokol kesehatan agar tidak mudah terpapar Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Kupang Ernest Ludji mengatakan 114 orang pegawai pada Puskesmas Oepoi sudah dilakukan tes usap pada Sabtu (21/11), namun hasilnya belum diketahui.

“Mengingat sudah ditemukan ada kasus positif Covid-19 di Puskesmas Oepoi, untuk sementara tidak ada pelayanan kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg Retnowati kepada koran ini, Sabtu (21/11) meminta warga Kota Kupang agar jangan sampai berpikir tentang diri sendiri.

“Karena kita tidak hidup sendiri dan kita memiliki keluarga yang harus dijaga karena orangtua, Lansia, ibu hamil, balita dan orang dengan penyakit penyerta sangat rentan terhadap virus ini. Para Lansia dengan berbagai penyakit penyerta akan sangat berbahaya jika terpapar virus ini sehingga perlu dipikirkan kesehatan mereka,” harapnya.

Dia menjelaskan, setiap masyarakat Kota Kupang harus bisa mewakili protokol kesehatan dengan benar dan yang paling penting adalah tidak berada di dalam kerumunan orang.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi NTT mencatat 14 pasien sembuh dari paparan Covid-19 sehingga total menjadi 669 orang.

“Pasien Covid-19 yang sembuh di NTT terus meningkat. Hari ini ada 14 orang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh,” kaya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT di Kupang, Minggu (22/11).

Ia menyebutkan 14 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh itu semuanya berasal dari Kota Kupang. Menurut dia, pasien yang telah dinyatakan sembuh sudah diizinkan pulang ke rumah setelah menjalani perawatan medis.

“Kami harapkan selama berada di rumah tetap menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat dengan terus mengkonsumsi makan yang bergizi, istirahat yang cukup dan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktifitas di luar rumah,” kata Meserasi Ataupah.

Masyarakat Kota Kupang diimbau patuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19. “Kami ingatkan masyarakat Kota Kupang untuk waspada karena kasus Covid-19 dari transmisi lokal terus meningkat di daerah ini. Hindari kerumunan karena tanpa menjaga jarak berpotensi pada penyebaran Covid-19,” kata Meserasi Ataupah.

Dia juga meminta warga Kota Kupang tetap menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun serta menghindari kerumunan. (*/ito)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top