JPU Minta Penyidik Tahan Oknum Kades Banfanu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

JPU Minta Penyidik Tahan Oknum Kades Banfanu


Kepala Kejari TTU, Bambang Sunardi (kedua kanan). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

JPU Minta Penyidik Tahan Oknum Kades Banfanu


Kasus Dugaan Tindak Pidana Penganiayaan Berat di Noemuti

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Penyidik Unit Reskrim Polsek Noemuti terus bekerja secara maraton untuk mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa (Kades) Banfanu, Kecamatan Noemuti, Kanisius Fios dengan korban Vinsensius Fios, Warga Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti.

Kerja keras dari penyidik tersebut dibuktikan dengan pelimpahan berkas perkara tahap satu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU).

Kapolsek Noemuti, Ipda Wayan Guna kepada Timor Express, Rabu (25/11) mengatakan, atas pelimpahan berkas perkara tersebut penyidik menunggu petunjuk dari JPU. Apabila masih ada berkas perkara yang kurang, Wayan mengaku siap melengkapi, namun apabila berkasnya dinyatakan lengkap maka akan dilakukan pelimpahan tahap dua untuk ditindaklanjuti secara hukum.

“Berkasnya sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari TTU dan penyidik masih menunggu petunjuk JPU Untuk ditindaklanjuti,” kata Wayan.

BACA JUGA: Tolak Jalan Damai, Korban Desak Polisi Amankan Kades Banfanu

Sementara, Kepala Kejari TTU Bambang Sunardi ketika dikonfirmasi Timor Express di ruang kerjanya, Rabu (25/11) mengatakan, pihaknya telah menerima pelimpahan berkas perkara tahap satu dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan oleh oknum Kades Banfanu, Kecamatan Noemuti, Kanisius Fios.

Dari berkas perkara tersebut, kata Bamabng, JPU meminta penyidik untuk segera mengamankan dan menahan pelaku guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Pasalnya, sesuai berita acara pemeriksaan, pelaku diancam hukuman di atas lima tahun kurungan penjara.

“Berkasnya sudah diterima dan JPU minta penyidik polisi untuk segera tahap pelaku karena disangkakan melanggar pasal 170 dan 351 Junto Pasal 55 KUHP,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top