KBM di Rote Berlangsung Tiap Hari, Pakai Sistem Silang Ganjil Genap | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KBM di Rote Berlangsung Tiap Hari, Pakai Sistem Silang Ganjil Genap


PROSES KBM. Siwa kelas IV SD Inpres Moklain, saat menjalani proses KBM di hari pertama pemberlakuan masuk sekolah dengan sistem ganjil-genap, Selasa (24/11). Para siswa duduk berjarak dan memakai masker. (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

PENDIDIKAN

KBM di Rote Berlangsung Tiap Hari, Pakai Sistem Silang Ganjil Genap


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Pemberlakuan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah mulai diberlakukan setiap hari. Sejak Senin (23/11) telah diberlakukan kegiatan masuk sekolah dengan sistem kelas ganjil-genap yang disesuaikan dengan hari bersekolah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Rote Ndao, Yoseph Pandie, S.Pd, mengatakan, belajar di sekolah mulai diberlakukan, Rabu (18/11) lalu. Dengan tetap menerapkan sejumlah pembatasan.

Diantaranya, pembatasan terhadap durasi KBM serta jumlah peserta didik. Yang dilakukan dengan sistem silang. Sehingga tidak menimbulkan kerumunan siswa saat bersekolah.

Artinya, tidak semua siswa dalam satuan pendidikan masuk secara bersamaan untuk mengikuti proses KBM. Tetapi hanya beberapa kelas yang dibagi, mulai dari tingkatan SD dan SMP dengan waktu bersekolah masing-masing.

“Tidak semua kelas yang masuk, karena kami memulainya dengan berlakukan sistem silang,” kata Yoseph Pandie.

Dengan teknis pelaksanaanya, setiap kelas hanya bersekolah satu hari dalam sepekan. Yakni kelas 1, 2 SD dan kelas 1 SMP di hari Senin, kelas 3, 4 SD dan 2 SMP hari Rabu, serta hari Sabtu untuk kelas 5, 6 SD dan kelas 3 SMP.

Setelah pemberlakuan sistem tersebut, kini melalui dinas pendidikan setempat, semua satuan pendidikan, mulai dari TK, SD, dan SMP sudah bisa melakukan aktifitas secara rutin tiap hari di sekolah.

Misalnya pada Senin (23/11), dilakukan skema pembelajaran per tiga kelas. Yakni kelas, 1, 3, dan 5 SD, bersama kelas 7 ditambah 50 persen kelas 8 SMP bersekolah di hari Senin, Rabu, dan Jumat.

BACA JUGA: Usai Kunker Mendikbud, Rote Ndao Langsung KBM Tatap Muka

Sedangkan hari Selasa, Kamis, dan Sabtu giliran kelas 2, 4, dan 6 SD dengan 50 persen, kelas 8 serta kelas 9 SMP yang masuk sekolah. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Sudah diinstruksikan kepada para kepala sekolah untuk dilaksanakan. Dan sudah berjalan sejak Senin (23/11),” jelas Yoseph Pandie, yang dikonfirmasi Timor Express, di ruang kerjanya, Rabu (25/11).

Yoseph menambahkan, pemberlakuan belajar secara tatap muka di sekolah, dengan sistem ganjil-genap. Sehingga kelas ganjil hanya bersekolah pada hari Senin, Rabu, dan Jumat, begitu pun sebaliknya.

“Sistemnya ganjil-genap, tetapi tetap secara silang. Sehingga walau tidak secara serentak semua siswa masuk sekolah, tetapi aktifitas KBM tetap ruti tiap hari,” ujarnya.

Menurut Yoseph, pemberlakuan jam masuk sekolah dengan sistem tersebut, diakui sudah dilaksanakan di sekolah. Sebagaimana yang dilakukan di SD Inpres Moklain, Kecamatan Rote Tengah.

Wali Kelas V SD Inpres Moklain, Simon Seubelan, S.Pd, kepada Timor Express, Rabu (25/11), mengatakan, sudah dua kali dilakukan pembelajaran, dan akan dilanjutkan pada Jumat (27/11). Yang sebelumnya hanya dilakukan satu kali dalam seminggu terhadap kelasnya.

Dengan tingkat kehadiran siswa selama proses KBM dua kali tersebut mencapai 94 persen. Dimana dari 17 siswa kelas V, hanya satu siswa yang tidak hadir dengan alasan sakit.

“Hari ini, Rabu (25/11) merupakan hari kedua KBM, setelah dilakukan pada Senin (23/11) lalu. Hanya satu siswa yang tidak hadir, karena sakit,” kata Simon. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top