Peringati HUT Ke-30, JNE Santuni Siswa Kurang Mampu di Matim | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Peringati HUT Ke-30, JNE Santuni Siswa Kurang Mampu di Matim


BERBAGI KASIH. Koordinator JNE Cabang Borong, Marna Babut bersama karyawannya foto bersama siswa dan guru SDI Cepi Watu usai penyerahan bantuan bagi siswa kurang mampu, Kamis (26/11). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

BISNIS

Peringati HUT Ke-30, JNE Santuni Siswa Kurang Mampu di Matim


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Memperingati hari jadi ke-30, JNE Kabupaten Manggarai Timur (Matim) berbagi kasih dengan memberi santunan bagi siswa kurang mampu di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Cepi Watu Borong, Kamis (26/11). Santunan yang diberikan perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengiriman atau ekspedisi ini berlangsung selama setahun. Jadi biaya komite siswa ditanggung JNE.

Terpantau, kemarin (26/11) sekira pukul 10.30 Wita, pihak JNE Matim dibawah Koordinator, Marna Babut, tiba di SDI Cepi Watu, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong. Kehadiran mereka disambut baik pihak sekolah, baik itu para guru, pegawai sekolah, dan siswa. Meski mengumpulkan sejumlah orang, kegiatan itu berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan.

“Hari ini (26/11/2020) ada sebanyak 11 siswa yang kita bantu untuk biaya uang komite sekolah selama satu tahun. Kegiatan berbagi kasih ini dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-30 JNE,” jelas Marna Babut, kepada TIMEXKUPANG.com, usai penyerahan bantuan di SDI Cepi Watu.

Menurut Marna, nominal biaya komite per siswa selama satu tahun dari bantuan tersebut sebesar Rp 360 ribu. Penerimanya, siswa dari orang tua yang kurang mampu. Nama siswa kurang mampu itu pihak JNE peroleh dari sekolah. Selain biaya komite, para siswa tersebut mendapat bantuan alat tulis menulis.

“Selain bantu untuk biaya komite, JNE juga memberi bantuan buku dan pena. Termasuk kami dari JNE memberi bingkisan untuk para guru. Kami berharap, bantuan dari JNE ini ikut meringankan beban para orang tua untuk biaya komite di sekolah,” harap Marna.

Dia juga mengatakan setiap tahun JNE secara khusus membagi kasih bersama warga kurang mampu. Dimana pada tahun sebelumnya, pihak JNE membantu para janda, lansia, dan warga kurang mampu. Bantuan itu berupa sembako.

“Tahun ini JNE Cabang Matim yang juga berusia yang ke-6, memilih mendukung dunia pendidikan dengan memberi bantuan kepada anak-anak kurang mampu di SDI Cepi Watu. Bantuan yang diberikan tidak seberapa, namun kita bantu dengan tulus, dengan harapan tidak ada anak yang putus sekolah,” ungkap Marna.

Kepala SDI Cepi Watu, Kornelia Nas, menyampaikan limpah terima kasih kepada JNE Borong yang sudah mengunjungi sekolah itu dan membantu anak-anak kurang mampu. Bantuan yang diberikan meringkan beban bagi orang tua.

“Kami sangat bahagia, setelah uang komite juga buku dan bingkisan bagi para guru. Besar harapan JNE Matim ke depan semakin maju dan semakin banyak orang yang mau menggunakan jasa JNE dalam berbagai pengiriman barang,” kata Kornelis.

Salah satu eorang tua murid, Viktor Paus, yang hadir pada kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih kepada JNE Borong yang sudah membantu anak-anak di SDI Cepi Watu.

Bantuan ini, kata Viktor, sangat berarti karena selama setahun ke depan mereka bebas dari kewajiban membayar uang komite.

“Terima kasih JNE. Kita bangga dengan perusahan JNE, karena tidak hanya konsentrasi bisnis, tetapi juga banyak hal yang menyentuh masyarakat kurang mampu. Kita sangat berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut pada kegiatan tahun berikutnya,” harap Viktor. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top