Tetapkan Tersangka Kedua, Penyidik Polres TTU Bilang Begini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tetapkan Tersangka Kedua, Penyidik Polres TTU Bilang Begini


Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Sujud Alif Yulamlam. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Tetapkan Tersangka Kedua, Penyidik Polres TTU Bilang Begini


Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Tautpah

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim Penyidik Satreskrim Polres TTU terus melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan pengelolaan dana desa di Desa Tautpah, Kecamatan Biboki Selatan selama lima tahun anggara berturut-turut, terhitung sejak tahun 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019 lalu.

Dari hasil pengembangan terhadap sejumlah saksi, tim penyidik Satreskrim Polres TTU menetapkan status tersangka terhadap Yohanes D.Sales Batch. Yohanes merupakan kontraktor pelaksana proyek jalan dusun tahun anggaran 2015 silam sepanjang 1.456 meter.

Dengan penetapan ini, sesuai data yang dihimpun Timor Express, tim penyidik Satreskrim Polres TTU telah menetapkan status tersangka terhadap dua orang dalam kasus tersebut. Sebelumnya penyidik telah menetapkan Aloysius Neno Usboko selalu Kades Tautpah.

Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Sujud Alif Yulamlam kepada Timor Express, Kamis (26/11) menjelaskan, penetapan status tersangka terhadap pihak kontraktor tersebut lantaran ia terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara dalam pengerjaan pembangunan jalan dusun di Desa Tautpah Tahun Anggaran (TA) 2015 lalu.

“Sudah dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Selain Kepala Desa, penyidik telah menetapkan pihak kontraktor sebagai tersangka,” ungkap Sujud.

BACA JUGA: Kades Tautpah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa

Sujud menambahkan, meski sudah ada dua tersangka, tim penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap para pihak yang diduga memiliki keterlibatan dalam pengelolaan Dana Desa Tautpah yang mengakibatkan adanya kerugian negara tersebut.

Untuk itu, lanjut Sujud, tim penyidik telah menjadwalkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap para saksi tambahan terutama pihak kontraktor yang terlibat dalam pengerjaan sejumlah item kegiatan yang dibiayai melalui Dana Desa Tautpah.

“Melalui gelar perkara kemungkinan akan ada tersangka berikutnya. Yang pasti masih berpeluang adanya penambahan tersangka baru selain kedua tersangka yang sudah diamankan,” jelasnya.

Menurut Sujud, saat ini tim penyidik Satreskrim Polres TTU dalam proses perampungan berkas untuk dua tersangka yang sudah ditetapkan.

Sujud menargetkan, pekan depan berkas untuk dua tersangka tersebut sudah bisa dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) untuk ditindaklanjuti secara hukum. “Untuk berkas dua tersangka ini pelimpahan ke Kejaksaan paling lambat pekan depan,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top