Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Personel Polres Lembata Bantu Evakuasi Warga | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Personel Polres Lembata Bantu Evakuasi Warga


PEDULI. Personil Polres Lembata sementara membantu mengevakuasi warga terdampak erupsi Gunung Ile Lewotolok, Desa Laranwutun Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu (29/11). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Personel Polres Lembata Bantu Evakuasi Warga


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Personel Polres Lembata diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Ile Lewotolok, di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Jo Bangun, S.Sos., S.I.K ketika dikonfirmasi, Minggu (29/11).

Jo Bangun menjelaskan, sesaat setelah terjadinya erupsi Gunung Ile Lewotolok, Minggu (29/11) pagi, personel Polres Lembata dipimpin langsung Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen, S.H., S.I.K., M.I.K bersama para perwira dan anggota langsung membantu mengevakuasi warga ke lokasi pengungsian di Lewoleba, Ibukota Kabupaten Lembata.

Menurutnya, tugas yang dilakukan adalah perlindungan terhadap masyarakat, dalam hal ini warga masyarakat yang terdampak bencana alam di dua kecamatan, yakni masyarakat Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur.

BACA JUGA: Gunung Api Ili Lewotolok Erupsi, Warga Panik

“Kejadian ini menimbulkan Kepanikan dari warga masyarakat di dua wilayah kecamatan tersebut, sehingga petugas dari Polres Lembata dan juga TNI membantu mengevakuasi warga ke wilayah Kota Lewoleba,” ungkapnya.

Aparat Polres Lembata nampak membantu mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman, Minggu (29/11). (FOTO: ISTIMEWA)

Aparat Polres Lembata nampak membantu mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman, Minggu (29/11). (FOTO: ISTIMEWA)                                                                  

Lanjutnya, Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum pun langsung menginstruksikan Kapolres Lembata dan jajarannya untuk secepatnya merespon dan membantu masyarakat yang wilayahnya terdampak langsung erupsi.

“Juga agar melakukan koordinasi bersama instansi terkait lainnya dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan rakyat di daerah tersebut,” kata mantan Kapolres Kupang Kota ini.

Diberitakan sebelum, Minggu (29/11) sekitar pukul 09:45 Wita telah terjadi erupsi Gunung Api Ile Lewotolok disertai dentuman keras yang terdengar sampai dengan radius 5 -7 km. Erupsi itu mengakibatkan material berupa abu vulkanik disemburkan ke angkasa dengan ketinggian abu vulkanik mencapai lebih kurang 4.000 meter.

Kejadian ini pun mengakibatkan terjadinya sebaran abu vulkanik yang mengikuti arah angin yakni, ke arah barat dan timur sehingga terdapat beberapa desa di wilayah Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur terkena dampak langsung yakni, terpapar hujan abu dan pasir.

Bahaya lainnya yang perlu di Waspadai yakni, lontaran material berupa batu dan pasir dalam radius 2 km serta terjadinya banjir lahar dingin apabila disertai hujan. Hingga saat ini, belum ada peningkatan status Gunung Api Ile Lewotolok dari status waspada menjadi status siaga. (mg29)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top