Matim Dapat Satu Triliun Lebih Transfer Pusat, Ini Rinciannya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Matim Dapat Satu Triliun Lebih Transfer Pusat, Ini Rinciannya


Ketua DPRD Matim, Yeremias Dupa. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Matim Dapat Satu Triliun Lebih Transfer Pusat, Ini Rinciannya


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur (Matim) mendapat alokasi dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp 1 triliun lebih. Dana transfer daerah tersebut telah diterima Pemkab Matim melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT di Kupang, Rabu (25/11).

Alokasi anggaran tersebut akan dipergunakan sebagai dasar kebijakan penyusunan perencanaan dan penganggaran APBD tahun 2021. Di Provinsi NTT, hanya enam kabupaten/kota saja yang mendapat dana transfer di atas Rp 1 triliun, termasuk Matim. Sementara 16 kabupaten/kota lainnya angkanya di bawah Rp 1 triliun.

“Matim merupakan salah satu kabupaten di NTT yang dapat anggaran transfer pusat dengan besaran di atas Rp 1 triliun. Saya dan Bupati Agas Andreas sudah terima daftar alokasi dana transfer pusat itu, Rabu (25/11) di Kupang,” kata Ketua DPRD Matim, Yeremias Dupa, kepada TIMEXKUPANG.com di Borong, Sabtu (28/11).

Yeremias menjelaskan, alokasi dana transfer pusat tersebut terdiri dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 6.947.572.000, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 502.780.135.000, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp 171.314.946.000, dan DAK non fisik sebesar Rp 97.100.448.000. Selain itu Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 33.338.574.000, dan Dana Desa (DD) sebesar Rp 196.297.095.000

“Sehingga total dana transfer pusat yang diterima Pemda Matim sebesar Rp 1.007.778.770.000. Khusus DID, tahun ini jumlahnya besar dibanding tahun sebelumnya. DID ini nantinya, akan diatur oleh daerah soal penggunaanya dan bisa kita pergunakan untuk bangun jalan,” ungkap Yeremias.

Meningkatnya DID itu karena kabupaten Matim memiliki sejumlah prestasi. Salah satunya, pengelolaan keuangan baik, termasuk penetapan APBD tepat waktu. Masih banyak indikator lainya. Diterimanya dana transfer ini, diharapkan pada Januari sudah dapat melaksanakan program awal dalam rangka mendorong pergerakan perekonomian daerah.

“Tentu kita semua berharap untuk mengawal, mengelola, dan menggunakan dana ini dengan baik, cepat, tepat, sehingga mempengaruhi percepatan pembangunan perekonomian di Kabupaten Matim,” katanya.

Kepala Badan (Kaban) Keuangan, Abdullah yang dikonfirmasi TIMEXKUPANG.com, Minggu (29/11) malam membenarkan besarnya dana transfer pusat untuk Matim. Menurut dia, dana transfer pusat tahun 2021 ini lebih kecil dari tahun 2020.

“Tahun ini kita dapat dana transfer pusat itu sebesar Rp 1.007.778.770.000. Untuk DID, kita lebih besar tahun ini ketimbang tahun sebelumnya. Hal itu karena Matim memiliki prestasi. Kegunaanya DID ini nanti, sayaratnya tidak untuk kegiatan perjalanan dinas. Untuk pembangunan fisik, seperti infrastruktur jalan diperbolehkan,” kata Abdullah. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top