Marianus Haki Tebas Istrinya Hingga Sekarat, Ini Penjelasan Kapolres TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Marianus Haki Tebas Istrinya Hingga Sekarat, Ini Penjelasan Kapolres TTU


Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Marianus Haki Tebas Istrinya Hingga Sekarat, Ini Penjelasan Kapolres TTU


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Durhani Lodia, seorang warga Kiupasan, RT 001/RW 001, Desa Letmafo Timur, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu lantaran mengalami luka berat di sekujur tubuhnya.

Durhani mengalami luka berat karena mendapat tebasan parang dari Marianus Haki, 35, suaminya sendiri. Diduga kuat Marianus nekat menebas tubuh istrinya berulang kali menggunakan parang lantaran penyakit gangguan jiwa yang dideritanya kambuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Timor Express menyebutkan bahwa kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut terjadi pada, Senin (30/12) sekira pukul 17.30 Wita.

Saat itu, ibu kandung pelaku bernama Maria Tafin yang tengah menenun di rumahnya mendengar suara teriakan dan tangisan anak kecil dari arah rumah pelaku dan korban.

Karena mendengar teriakan tersebut, Maria langsung berlari ke rumah pelaku dan korban guna memastikan penyebab anak-anak tersebut berteriak dan menangis.

Ketika masuk ke dalam rumah, betapa kagetnya Maria melihat pelaku dan korban dalam keadaan bersimbah darah di sekujur tubuh mereka.

Pada saat itu, tampak oleh Maria, pelaku sementara memegang sebilah parang. Karena sedang memegang parang, Maria lalu menggendong kedua anak korban dan pelaku lalu berlari keluar dari rumah sambil berteriak meminta pertolongan.

Mendengar suara permintaan tolong Maria, warga sekitar langsung bergegas mendatangi rumah itu. Warga lalu mengamankan pelaku dan melarikan korban ke RSUD Kefamenanu.

Korban saat ini sedang berada di RSUD Kefamenanu untuk menjalani perawatan medis di rumah sakit berplat merah tersebut.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas kepada Timor Express, Rabu (2/12) membenarkan adanya kasus KDRT yang terjadi di Desa Letmafo Timur itu.

Dikatakan, pihak Kepolisian telah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP serta mengevakuasi korban maupun pelaku ke RSUD Kefamenanu guna mendapatkan pertolongan medis. Pasalnya, disekitar tubuh korban dan pelaku terdapat luka-luka serius yang mengakibatkan sepasang suami istri tersebut sekarat.

“Anggota sudah turun TKP dan evakuasi korban dan pelaku ke RSUD Kefamenanu untuk mendapatkan pertolongan medis,” ungkap Nelson.

Nelson menambahkan, pihak Kepolisian belum bisa mengambil keterangan dari korban maupun pelaku karena kondisi kesehatan belum memungkinkan. Bahkan, sepasang suami istri tersebut masih menjalani perawatan medis di RSUD Kefamenanu.

Untuk itu, pihak Kepolisian baru akan melakukan pemeriksaan terhadap sepasang suami istri tersebut apabila telah dinyatakan sembuh secara medis dan sudah bisa memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

“Kita belum ambil keterangan karena keduanya masih dirawat di RSUD Kefamenanu. Kalau sudah sembuh baru kita akan periksa,” jelasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top