TNI-Polri Siaga Amankan Gudang Logistik Pilkada TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

TNI-Polri Siaga Amankan Gudang Logistik Pilkada TTU


SIAGA. Aparat keamanan gabungan dari TNI-Polri siaga mengamankan gudang logistik Pilkada TTU di aula Alisia Kefamenanu. Gambar diabadikan Jumat (4/12). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

TNI-Polri Siaga Amankan Gudang Logistik Pilkada TTU


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Aparat Gabungan dari Kodim 1618/TTU dan Polres TTU siaga mengamankan gudang logistik Pilkada TTU 2020 yang menampung semua logistik yang akan digunakan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati TTU pada 9 Desember 2020 nanti.

Gudang logistik yang menggunakan aula Alisia Kefamenanu tersebut dijaga ketat aparat TNI-Polri bersenjata lengkap dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten TTU. Hal ini dilakukan guna memastikan logistik tersebut aman sampai dengan hari pemungutan suara atau pencoblosan.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas kepada Timor Express, Jumat (4/12) mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah personil yang akan ditugaskan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan daerah titik kerawanan konflik politik guna mengantisipasi terjadinya konflik.

“Prinsipnya pihak kepolisian siap untuk mengamankan tahapan Pilkada termasuk logistik Pilkada TTU,” ungkap Nelson.

Nelson menambahkan, dalam melakukan pengamanan, pihaknya mendapatkan bantuan personil dari Polres TTS sebanyak 100 orang dan 20 orang personil Brimob dari Polda NTT.

Selain itu, kata Nelson, pihaknya juga akan memperoleh personil bawah kendali operasi (BKO) dari Brimob Polda DIY sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK), dan prajurit TNI Kodim 1618/TTU. Para personil Brimob dari DIY akan tiba di Kota Kefamenanu pada 6 Desember 2020.

Dijelaskan, para personil yang akan bertugas untuk mengamankan tahapan Pilkada TTU tersebut akan disebar ke beberapa zona, yakni di Ponu, Aplal, dan Wini. Apabila ada kejadian di wilayah-wilayah terdekat, maka personil yang berada di zona yang bersangkutan akan langsung menanganinya.

Sementara 1 SSK personil Brimob Polda DIY akan dibagi dalam tiga regu, masing-masing 10 personil dan ditempatkan di Wini, Lurasik, dan Noemuti. Sisa personil lainnya akan tetap disiagakan di Mapolres TTU dan akan dikerahkan jika terjadi kejadian luar biasa.

“Kita akan bagi personel sesuai tingkat kerawanan konflik. Personil lain tetap bersiaga di Mapolres TTU. Jika ada kejadian luar biasa akan kita turunkan. Mereka dipersiapkan khusus. Semoga saja tidak ada hal-hal yang menimpa kita,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi mengatakan Kodim 1618/TTU siap membantu Polres TTU dalam rangka mengamankan dan menyukseskan pelaksanaan Pilkada termasuk mengamankan gudang logistik Pilkada TTU.

Hal tersebut dilakukan dengan kerja sama dan sinergitas yang solid. Dalam pelaksanaan pengamanan, pihaknya akan memberikan dampingan pengamanan di sekitar TPS.

Meskipun demikian, jumlah personil yang diturunkan tidak bisa mencakup semua TPS yang ada di TTU. Penempatan personil dipertimbangkan dan disesuaikan dengan komposisi aman, rawan 1, dan rawan 2. Dengan demikian, diharapkan pengamanan Pilkada dapat terlaksana dengan baik.

Ia berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam mewujudkan Pilkada yang aman dan kondusif. “Karena di Kabupaten TTU pernah mengalami kejadian luar biasa menjelang Pilkada TTU 2015 lalu, maka kita siagakan anggota untuk menjaga dan mengamankan seluruh tahapan Pilkada TTU termasuk mengamankan gudang logistik,” ungkap Roni.

Roni menambahkan, prajurit TNI yang akan bertugas mengamankan tahapan Pilkada TTU tersebut hanya bisa memberikan pendampingan pengamanan di sekitar TPS, sesuai jumlah kita, namun tidak bisa mengcover 518 TPS yang ada.

“Seluruh masyarakat TTU harus ikut berperan aktif dalam mewujudkan Pilkada yang aman dan kondusif,” tutupnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top