Ibu Rumah Tangga Ikut Lomba Pidato, Yustina Jahang: Latih Percaya Diri | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ibu Rumah Tangga Ikut Lomba Pidato, Yustina Jahang: Latih Percaya Diri


PIDATO. Salah satu peserta lomba pidato dalam kegiatan HUT ke-21 DWP yang berlangsung di aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Kecamatan Langke Rembong, kemarin (4/12). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX).

KABAR FLOBAMORATA

Ibu Rumah Tangga Ikut Lomba Pidato, Yustina Jahang: Latih Percaya Diri


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Manggarai menggelar lomba pidato, Jumat (4/12). Peserta lombanya adalah istri-istri dari suami yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Manggarai.

Kegiatan lomba pidato itu, berlangsung di aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Kecamatan Langke Rembong. Dua tema yang diusung dalam lomba tersebut, yakni peran DWP dalam mencegah Covid-19, dan peran perempuan dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam keluarga dan masyarakat.

“Peserta lombanya, para ibu yang suaminya ASN. Mereka ini utusan dari setiap OPD atau unsur pelaksana. Ada pesertanya yang ASN, pekerja swasta, dan juga sejumlah ibu rumah tangga,” jelas Ketua DWP Manggarai, Yustina Jahang, saat ditemui di sela-sela kegiatan lomba pidato, kemarin (4/12).

Menurut Yustina, total seluruh peserta pada lomba ini sebanyak 23 orang dari 31 unsur pelaksana. Sementara juri sebanyak tiga orang, yakni Romo Bone Rampun dari Universitas Katolik Indonesia St. Pertus Ruteng, Martinus Apri Ratulake, mantan Kadis Perhubungan Manggarai, dan juri Ibu Asumta dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Yustina menjelaskan, kegiatan itu terlaksana dalam rangka mengisi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 DWP. Tujuannya adalah untuk menambah wawasan terkait materi dari tema yang dilombakan. “Juga menambah kepercayaan diri dari anggota atau belajar supaya terbiasa tampil memberi penyuluhan atau sosialisasi di depan banyak orang,” ungkap Yustina.

Selain itu, lanjut Yustina, untuk menunjukkan eksistensi perempuan sebagai penggerak pembangunan daerah. “Jadi disini secara tidak langsung kami mau tunjukkan bahwa perempuan itu mampu berdiri sejajar dengan laki-laki untuk menunjukan kemampuan diri. Sehingga mereka tidak merasa diri itu rendah atau lemah,” kata Yustina seraya menambahkan, rencananya, kegiatan ini akan dibuat berkelanjutan, hanya mungkin dengan pola lain.

Yustina menjelaskan, sebelum lomba pidato digelar, para peserta lebih dulu diberi pembekalan terkait dua tema yang dilombakan. Sementara waktu yang diberikan kepada semua peserta dalam pidato itu, yakni 8-10 menit. Bagi yang menang juara 1-3 utama dan harapan, diberi hadiah piala dan uang tunai.

Sekertaris DWP Matim, Etik Empang menambahkan, demi mengisi HUT ke-21 DWP, selain kegiatan lomba pidato, DWP Manggarai telah melaksanakan sejumah kegiatan lainnya, seperti lomba balap karung, seminar kesehatan tentang penyakit korona dan diabetes melitus. “Juga telah dilakukan penyuluhan dan pencegahan stunting dalam keluarga dan masyarakat di Posyandu Lao, Kota Ruteng,” kata Etik.

Menurut Etik, DWP telah melakukan kunjungan ke TK Darmawanita, pensiunan ASN, serta  penyerahan bea siswa bagi pelajar SMA, anak dari anggota DWP Manggarai golongan 1 dan 2 serta tenaga honorer. Bahkan pada 15 Desember 2020, akan mengunjungi panti asuhan Wae Peca, Kecamatan Wae Ri’i.

“Puncak HUT ke-21 DWP pada 7 Desemeber 2020, rencananya kita ke Panti Asuhan Wae Peca. Tapi karena masa tenang Pilkada, kita tunda ke tanggal 15 Desember. Dari lomba pidato ini menaruh harapan agar peserta terus diasah dan dilatih. Sehingga semakin mahir dan berkualitas,” pungkas Etik. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top