Warga TTU Temukan Philipus Ola Tewas Menggantung dengan Kawat Sling | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Warga TTU Temukan Philipus Ola Tewas Menggantung dengan Kawat Sling


EVAKUASI. Tim Polres TTU melakukan identifikasi terhadap jenazah Philipus Ola yang ditemukan tewas diduga gantung diri di Desa Salu, Kecamatan Miomaffo Barat, Sabtu (5/12). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Warga TTU Temukan Philipus Ola Tewas Menggantung dengan Kawat Sling


Polisi Identifikasi Penyebab Kematian Korban

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Philipus Ola, 45, warga Desa Salu, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ditemukan tewas dalam posisi menggantung di bawah pohon kusambi yang berada di halaman sebuah rumah kosong yang lama tak ditempati pemiliknya di desa tersebut, Sabtu (5/12).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Timor Express menyebutkan, korban ditemukan pertama kali oleh saksi atas nama Yoanita Sonlai. Saat itu, Yoanita baru saja pulang dari rumah Tinus Leolmin menuju ke rumahnya dengan berjalan kaki.

Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Yoanita menoleh ke arah kanan jalan. Sontak ia melihat korban sudah tergantung di bawah pohon kusambi yang berada di halaman sebuah rumah kosong yang diketahui milik Dona Balan.

Melihat hal tersebut, Yoanita langsung memberitahukan kejadian itu kepada warga yang tinggal di sekitar TKP. Mereka kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Miomafo Barat.

Sekira pukul 08:00 Wita, anggota Polsek Miomafo Barat beserta tim indentifikasi Polres TTU tiba di TKP dan langsung melakukan identifikasi.

Dari hasil identifikasi yang di lakukan tim identifikasi Polres TTU, korban ditemukan tergantung dalam posisi kaki tertekuk dan menyentuh tanah.

Aparat menemukan korban tergantung dengan lilitan kawat sling besi dileher korban. Panjang kawat sling dari dahan pohon kusambi ke tanah sepanjang 207cm, dan jarak dari batang pohon ke simpul leher korban sepanjang 70cm.

Simpul kawat yang terikat pada leher korban menggunakan simpul hidup, dengan mulut korban dalam keadaan terbuka dan tangan dalam keadan menggenggam.

Pada saat ditemukan, korban tegantung dengan menggunakan jaket loreng dengan baju bergaris berwarna hijau, abu-abu dan biru, serta celana jeans berwarna biru. Korban tampak menggunakan sepatu bot berwarna hitam.

Secara kasat mata, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan dari hasil pemeriksaan tim medis puskesmas Eban bahwa korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP. Nelson Filipe Diaz Quintas membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan terkait kasus penemuan mayat yang tewas gantung diri di Desa Salu, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten TTU, Sabtu (5/12).

“Benar kami sudah mendapat informasi terkait kasus penemuan mayat yang tewas gantung diri di Desa Salu,” ungkap Nelson

Nelson menambahkan, setelah mendapatkan informasi tersebut, dirinya langsung memerintahkan anggotanya melakukan identifikasi guna mengungkap penyebab kematian korban.

Selain itu, lanjut Nelson, pihaknya juga telah melakukan evakuasi terhadap jasad korban dan dibawa ke Puskesmas Eban guna melakukan visum at repertum.

“Tim penyidik sudah melakukan identifikasi dan sekarang jenazah korban sudah dievakuasi oleh anggota kami juga untuk dilakukan visum at repertum,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top