Ikut Jejak Atasan, Anak Buah Mensos Serahkan Diri ke KPK | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ikut Jejak Atasan, Anak Buah Mensos Serahkan Diri ke KPK


BERKOPER-KOPER. Penyidik KPK menunjukan barang bukti uang tunai saat konferensi pers terkait OTT tindak pidana korupsi program bansos di Kemensos untuk penanganan Covid-19 di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12) dini hari. Dalam OTT itu KPK menetapkan lima tersangka yakni Mensos Juliari P Batubara, AW selaku PPK di Kemensos, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, dan pihak swasta Ardian IM dan Harry Sidabuke serta mengamankan uang sejumlah Rp 14,5 miliar. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

PERISTIWA/CRIME

Ikut Jejak Atasan, Anak Buah Mensos Serahkan Diri ke KPK


Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos Covid-19 di Kemensos

JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos) Adi Wahyono (AW) mengikuti jejak atasannya dengan menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). AW ditetapkan sebagai penerima suap pengadaan bantuan sosial (Bansos) penanganan Covid-19 bersama Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

“Benar, berdasarkan informasi yang kami terima, Minggu 6/12/2020 sekitar pukul 09.00 WIB tersangka AW telah datang menyerahkan diri menghadap penyidik KPK,” kata Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (6/12).

Ali menuturkan, tim penyidik lembaga antirasuah terlebih dahulu akan memeriksa AW. Sebab dalam OTT pada Sabtu (5/12) dini hari, AW tidak ikut diringkus bersama empat orang lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Berikutnya tim penyidik akan melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” ujar Ali.

Dalam kasus dugaan suap pengadaan Bansos Covid-19, Juliari diduga menerima fee sebesar Rp 17 miliar dari dua periode paket sembako program bantuan sosial (Bansos) penanganan Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Penerimaan suap itu diterima dari pihak swasta dengan dimaksud untuk mendapatkan tender sembako di Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Juliari menerima fee tiap paket Bansos yang di sepakati oleh Matheus Joko Santoso selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) sebesar Rp 10 ribu perpaket sembako dari nilai Rp 300 ribu perpaket Bansos.

KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Sebagai tersangka penerima suap diantaranya Juliari Peter Batubara selaku Menteri Sosial (Mensos); Matheus Joko Santoso (MJS) selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kemensos dan seorang berinisial AW. Selain itu sebagai pemberi suap KPK menetapkan, Aardian I M (AIM) dan Harry Sidabuke (HS) selaku pihak swasta.

Sebagai Penerima MJS dan AW disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 huruf (i) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara itu, JPB disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Pihak pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top