Empat Puskesmas di Kota Kembali Dibuka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Empat Puskesmas di Kota Kembali Dibuka


Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Empat Puskesmas di Kota Kembali Dibuka


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Kupang, drg. Retnowati mengatakan, empat puskesmas yang ditutup beberapa waktu lalu akibat adanya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19, kini dibuka kembali.

“Keempat Puskesmas itu, yakni Puskesmas Oepoi, Puskesmas Oebobo, Sikumana dan Puskesmas Oesapa sudah mulai melayani masyarakat sejak hari ini (7/12),” ungkap drg. Retnowati saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (7/12).

Menurut drg. Retno, pertimbangan membuka kembali keempat puskesmas itu karena sebagian besar hasil swab petugas medis yang diambil sebelumnya telah keluar hasilnya, dimana dinyatakan negatif Covid-19.

“Kami mengaturnya agar petugas kesehatan dan tenaga medis yang hasil swab-nya sudah keluar dan dinyatakan negatif itu yang bisa masuk dan bekerja sebagaimana biasanya. Sementara yang masih menunggu, tetap berada di rumah menjalani karantina sambil menunggu hasilnya,” jelas drg. Retno.

Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang ini menuturkan, Pemkot Kupang juga terbantu dengan hadirnya Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Biomokuler Universitas Nusa Cendana (Undana), sehingga hasilnya keluar lebih cepat, dimana hanya dalam waktu tiga sampai empat hari.

“Sementara bagi hasil yang dinyatakan positif dibawa ke Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang untuk dicek kembali,” ujarnya.

Dokter Retno mengaku, kehadiran Labkesmas Biomolekuler Undana itu sangat membantu Kota Kupang dalam menangani dan mengecek hasil swab, jadi bisa digunakan sebagai penyaringan awal. Jika ada hasil swab yang positif, akan dibawa ke Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes untuk dicek kembali.

BACA JUGA: Ada Dokter Positif Covid-19, Puskesmas Pasir Panjang Ditutup Sementara

“Mayoritas hasil yang sudah keluar negatif dan dapat disimpulkan bukan transmisi lokal sehingga semua petugas sudah kembali bertugas di masing-masing puskesmas,” katanya.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Diana Bire mengatakan, dengan dibuka kembalinya empat Puskesmas ini tentu merupakan kabar baik, mengingat sekarang sudah masuk musim penghujan, dan masyarakat harus mengantisipasi bahaya DBD yang juga merupakan ancaman.

“Karena sekarang sudah memasuki musim penghujan tentunya masyarakat juga harus waspada terhadap bahaya DBD. Puskesmas juga harus rutin dan meningkatkan sosialisasi di masyarakat tentang tata cara mencegah DBD, termasuk membagikan abate di masyarakat,” katanya.

Menurut Diana, dengan dibukanya kembali empat Puskesmas tersebut tentu merupakan hal positif, dan patut diapresiasi. Pasalnya sekarang masyarakat juga banyak yang takut pergi ke rumah sakit akibat angka kasus Covid-19 di Kota Kupang setiap harinya terus meningkat.

Jadi, kata Diana, dengan dibukanya empat Puskesmas tersebut dapat membantu masyarakat, sehingga rumah sakit juga tidak membludak pasien.

“Tetapi bentuk pelayanan di Puskesmas harus diperhatikan secara baik. Jika dulunya petugas kesehatan yang melayani masyarakat hanya menggunakan masker dan sarung tangan, maka sekarang harus menggunakan alat pelindung diri lengkap agar masyarakat yang dilayani juga merasa aman,” pintanya.

Politikus Partai Hanura ini juga meminta agar Puskesmas dapat menjamin dan memberikan rasa aman kepada semua masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Puskesmas juga harus memperhatikan SOP dan protokol kesehatan.

Sebagaimana diketahui, empat Puskesmas di Kota Kupang sempat ditutup lebih kurang dua pekan lantaran adanya sejumlah petugas medis di pusat kesehatan itu yang terpapar virus korona. Artinya selama dua pekan tidak melayani pasien. Kegiatan melayani pasien baru dilakukan hari ini setelah hasil swab sebagian besar petugas medis keluar, dimana hasilnya negatif Covid-19. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top