Ikut Melepas Kiriman Logistik Pilkada, Ini Pesan Bupati Belu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ikut Melepas Kiriman Logistik Pilkada, Ini Pesan Bupati Belu


DISTRIBUSI LOGISTIK. Bupati Belu, Willy Lay, Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak dan pejabat terkait saat melepas logistik Pilkada Belu untuk dibawa ke kecamatan, Senin (7/12). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

POLITIK

Ikut Melepas Kiriman Logistik Pilkada, Ini Pesan Bupati Belu


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu mulai mendistribusikan logistik Pilkada Belu untuk 12 kecamatan di wilayah itu, Senin (7/12). Pendistribusian dilakukan serentak untuk semua kecamatan mengingat pemungutan suara tersisa dua hari lagi, tepatnya 9 Desember 2020.

Acara pelepasan pendistribusian logistik Pilkada itu dilakukan Bupati Belu, Wilybrodus Lay, di gudang logistik Romei Theater, Atambua, Senin (7/12). Hadir dalam acara pelepasan itu Kapolres Belu, Kajari Belu, Ketua Bawaslu, Kepala PT. Pos Indonesia Cabang Atambua, dan petugas keamanan.

Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak, mengatakan seluruh logistik didistribusikan untuk 12 kecamatan. Kotak suara dan perlengkapan lainnya dipastikan tiba di kecamatan. Selanjutnya didistribusikan ke TPS.

“Hari ini (7/12) kita distribusikan logistik untuk semua kecamatan. Besok (Selasa, 8/12, Red) dari kecamatan di geser ke TPS,” ungkapnya.

Mikhael menjelaskan, untuk pendistribusian logistik Pilkada serentak, KPU Belu bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia. Diharapkan dengan kerjasama ini segala kekhawatiran mengenai distrubsi baik itu armada dan cuaca bisa diminimalisir.

Mikhael juga berharap agar proses pendistribusian tidak mengalami kendala seperti cuaca hujan sehingga berjalan lancar. Selain distribusi logistik, sebelumnya pihak KPU Belu juga sudah mendistribusi logistik lain seperti formulir pemberitahuan dan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penyelenggara. “Sehingga untuk logistik tidak ada masalah,” tegasnya.

Mikhael menambahkan, terkait surat suara yang tidak digunakan karena rusak seperti sobek dan ternoda yang diketahui saat sortir suara, juga hari ini dimusnahkan. Proses pemusnahan disaksikan semua lembaga terkait. Langkah yang dilakukan KPU sesuai petunjuk dan prosedur peraturan KPU dalam pelaksanaan Pilkada.

Sementara Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam sambutannya mengatakan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 terlihat logistiknya cukup banyak. Karena ada tambahan perlengkapan jenis logistik seperti APD berupa masker, handzanitiser, tempat air untuk mencuci tangan, dan lainnya.

Ia berharap semua petugas penyelenggara Pilkada terutama petugas KPPS, tetap menjaga dan mematuhi protokol Covid-19. Termasuk masyarakat yang menggunakan hak pilihnya agar tetap mematuhi dan menerapkan protokol Covid-19 di TPS. Langkah yang dilakukan sehingga mencegah penyebaran Covid-19 dan tidak ada klaster Pilkada.

“Saya minta kepada Dinas Kesehatan untuk membantu di lapangan terkait tata cara protokol Covid-19. Sehingga jangan sampai setelah Pilkada akan muncul klaster Pilkada. Ini semua butuh sinergitas kita,” tandas Bupati Belu.

Bupati Willy Lay juga mengimbau agar jalannya Pilkada semua komponen masyarakat menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat di Belu. Agar pelaksanaan Pilkada yang hanya berlangsung satu hari tetap kondusif.

Ia juga menyampaikan dukungan dan terima kasih kepada penyelenggara Pilkada yang sudah bekerja maksimal untuk sukseskan Pilkada Belu.

“Terima kasih untuk KPU Belu yang sudah bekerja sangat baik dalam persiapan dan pendistribusian logistik. Terima kasih Bawaslu yang sudah mengawasi setiap tahapan Pilkada, juga pihak keamanan yang sudah mengawal logistik sampai di TPS yang ada,” tutupya. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top