Pemkot Pakai Gedung Puskesmas Penkase Oeleta jadi Lokasi Khusus Isolasi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkot Pakai Gedung Puskesmas Penkase Oeleta jadi Lokasi Khusus Isolasi


Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkot Pakai Gedung Puskesmas Penkase Oeleta jadi Lokasi Khusus Isolasi


Bagi Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Dinas Kesehatan memutuskan menyiapkan Puskesmas Penkase Oeleta yang baru selesai dibangun untuk dijadikan tempat isolasi bagi para pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kupang terus bertambah setiap harinya.

“Rencananya kami akan menggunakan panti asuhan di Fatukoa, tetapi setelah disurvey ternyata toiletnya tidak bisa digunakan dan aliran airnya tidak memenuhi standar maka kami memindahkan ke Puskesmas Penkase Oelete yang baru selesai dibangun,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Kupang, drg. Retnowati, saat diwawancarai media ini di ruang kerjanya, Senin (7/12).

Menurut drg. Retno, gedung Puskesmas Penkase Oeleta tersebut akan digunakan untuk menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang bergejala ringan saja.

“Sementara pasien terkonfirmasi Covid-19 yang tidak bergejala tetap melakukan isolasi secara mandiri, sementara yang gejala berat dan sedang tetap dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ada,” kata drg. Retno.

Menyinggung mengenai dukungan tenaga medis untuk ditempatkan di gedung khusus isolasi itu, drg. Retno menyebutkan, Dinkes Kota Kupang akan mengatur distribusi tenaga medis yang ada di sejumlah Puskesmas di Kota Kupang untuk bertugas secara bergiliran. Sementara yang mengkoordinir adalah petugas dari Brigade Kupang Sehat (BKS).

BACA JUGA: Siapkan Gedung Alternatif Isolasi, Dinkes Kota Koordinasi dengan Dinsos

“Kita lagi persiapkan agar dalam minggu ini Puskesmas Penkase Oeleta sudah bisa digunakan. Ini merupakan salah satu upaya dan langkah cepat tanggap yang dilakukan Pemkot Kupang dalam rangka mengantisipasi lonjakan kasus jelang hari raya Natal dan tahun baru nanti,” urai drg. Retno.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Diana Bire. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

Menyikapi rencana Pemkot ini, anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Diana Bire meminta pihak Dinkes Kota Kupang untuk melakukan kajian terlebih dahulu, terutama untuk tenaga medis yang akan ditempatkan di Puskesmas tersebut.

“Karena tenaga medis yang ada sekarang semuanya sudah memiliki tupoksinya masing-masing, dan kita tahu bersama bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 ini cukup menguras tenaga. Paramedis merupakan garda terdepan, jika beban mereka ditambah lagi dengan harus bertugas di Puskesmas Penkase oeleta, maka akan sangat mengganggu kinerja mereka. Bahkan bisa saja berpengaruh pada imun dan kesehatan mereka,” kata Diana.

Hal lain yang menjadi perhatian Diana adalah terkait pemberian insentif dan kesehatan daripada tenaga medis yang berjuang mati-matian untuk merawat pasien Covid-19. Bila perlu dinas harus memastikan bahwa mereka mendapatkan asupan makanan yang baik dan bergizi untuk menunjang tugas dan tanggung jawab para medis ini.

Karena itu, Diana menyarankan sebaiknya Dinas Kesehatan merekrut tenaga baru atau tenaga sukarelawan yang ditempatkan khusus di Puskesmas Penkase Oeleta tersebut. Jangan gunakan tenaga medis yang ada saat ini, karena mereka sudah memiliki tanggung jawab dan bebannya masing-masing sehingga tidak harus ditambah tetapi perlu di rekrut tenaga baru.

“Dinas seharusnya memikirkan tentang bagaimana menyejahterahkan tenaga medis yang ada sekarang dan tidak menambah beban mereka lagi,” pesannya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top