Data Sirekap KPU: Suara Petahana Manggarai Tertinggal dari H2N | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Data Sirekap KPU: Suara Petahana Manggarai Tertinggal dari H2N


Ketua KPU Manggarai, Thomas A. Hartono. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

POLITIK

Data Sirekap KPU: Suara Petahana Manggarai Tertinggal dari H2N


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Hasil sementara Pilkada Manggarai versi KPU melalui sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) pada situs resmi, pilkada2020.kpu.go.id, Kamis (10/12) hingga pukul 19.00 Wita, pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati petahana, Deno Kamelus-Viktor Madur (DM) saat ini tertinggal perolehan suara. Sementara raihan suara paslon Hery Nabit-Heri Ngabut (H2N) jauh meninggalkan paslon DM.

Sebagaimana diketahui, dari 357 TPS di Manggarai, data masuk sudah 178 TPS atau 49,86 persen. Dari data ini, paslon DM dengan nomor urut 1 memperoleh 35,6 persen suara. Sementara lawannya, paslon H2N dengan nomor urut 2 memperoleh suara 64,4 persen. Dari 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai, hanya satu kecamatan yang datanya belum ter-input, yakni Kecamatan Reok Barat.

Sementara itu, berdasarkan perhitungan sementara (quick count) versi paslon H2N, menempatkan paslon ini diposisi teratas dengan raihan suara signifikan. Hasil perhitungan tim quick count pertama, dari 85 persen data masuk, paket H2N memperoleh 61,3 persen, sementara paket DM memperoleh 38,7 persen. Selanjutnya pada perhitungan tim quick count kedua dengan sampel 80 TPS, paket H2N memperoleh 63 persen suara, dan paket DM meraih 37 persen suara.

Ketua KPU Manggarai, Thomas A. Hartono saat dikonfirmasi TIMEXKUPANG.com, Kamis (10/12) malam, membenarkan perhitungan dalam link KPU RI tersebut.

Menurutnya data yang ter-input dalam link pilkada2020.kpu.go.id, berdasarkan data riil dari setiap formulir C1 KWK yang telah di foto dari TPS. Namun menurut Hartono, pihaknya tidak menjadikan itu sebagai hasil resmi.

“Kami tidak pernah menjadikan itu sebagai hasil resmi. Sesuai dengan ketentuan dan undang-undang, hasil resmi itu tetap berdasarkan pleno manual. Tetapi hasil perhitungan dalam link KPU itu sebagai pembanding,” jelas Hartono.

BACA JUGA: Pilkada Manggarai: Paslon H2N Klaim Pimpin Raihan Suara

Hartono mengatakan, untuk hasil sementara Pilkada Manggarai, KPU tetap merujuk kepada hasil resmi pleno di tingkat kecamatan yang mulai tanggal 11 – 14 Desember 2020. Begitu juga pleno rekapitulasi di tingkat kabupaten yang berakhir pada 17 Desember 2020. Kalau ada hasil perhitungan internal paslon, silakan saja itu menjadi kepentingan internal.

“Quick count dari masing-masing paslon, saya tidak bisa berkomentar.  Karena itu untuk kepentingan internal dari setiap Paslon. Kami KPU tetap berpatokan terhadap hasil pleno yang berjenjang di tingkat kecamatan dan juga tingkat kabupaten yang sudah terjadwal,” kata Hartono.

Sementara Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, SH.,S.IK, yang ditemui wartawan di Ruteng, Kamis (10/12) petang mengatakan, proses Pilkada Manggarai tahun 2020, hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif. Situasi itu terkendali berkat kerja sama yang baik antara kedua paslon bersama tim masing-masing.

Kapolres Mas Anton pun tetap berharap kepada semua pihak, baik paslon, tim sukses, dan pihak lainya untuk tetap menjaga situasi yang kondusif. Sehingga tahapan lain dari proses Pilkada ini berjalan dengan aman dan kondusif.

“Intinya semua pihak menciptakan suasana kondusif. Saya juga menghimbau tidak boleh melakukan konvoi bagi pihak yang klaim menang. Warga juga pokoknya tegakan disiplin protokol kesehatan,” tegas Kapolres Mas Anton. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top