Tersandung Kasus Amoral, Kades Rokirole Mengundurkan Diri | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tersandung Kasus Amoral, Kades Rokirole Mengundurkan Diri


Kepala Dinas PMD Sikka, Fitrianita Kristiani. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Tersandung Kasus Amoral, Kades Rokirole Mengundurkan Diri


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Oknum Kepala Desa (Kades) Rokirole, Kabupaten Sikka, Thomas Teka, 50, akhirnya melayangkan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai kades kepada Bupati Sikka, Roberto Diogo.

Thomas memutuskan mengundurkan diri setelah tertangkap basah dengan berduaan dengan seorang gadis anak di bawah umur disebuah kamar hotel di Kota Maumere belum lama ini.

Surat pengunduran diri itu dilayangkan Thomas kepada Bupati Sikka pada Rabu (9/12) dengan tembusan kepada BPD Desa Rokirole, Camat Palue, Kadis PMD, dan Inspektorat Sikka.

Camat Palue, Laurensius B. Lisa, SH yang dikonfirmasi media ini membenarkan terkait surat pengunduran diri sang kades. Camat Laurensius mengaku telah menerima tembusan surat pengunduran diri Kades Rokirole pada Kamis (10/12) dikediamannya.

“Surat pengunduran diri Kades Rokirole saya terima hari Kamis (10/12) di rumah saya sendiri karena saat itu saya ada di Maumere,” ungkap Laurensius saat ditemui dikediamannya di Kecamatan Alok Timur, Jumat (11/12) malam.

Camat Laurensius menyebutkan, dalam surat itu, Kades Rakirole tidak membeberkan alasan pengunduran dirinya. Dengan diterimanya surat pengunduran diri itu, Laurensius masih berpikir untuk menempatkan salah seorang penjabat untuk mejalankan roda pemerintahan di Desa Rokirole. Laurensius berharap penjabat yang akan menempati kantor Desa Rokirole dapat memberikan pelayanan semaksimal mungkin bagi kepentingan masyarakat di desa tersebut.

“Dengan adanya surat pengunduran diri ini, maka saya harus mulai berpikir untuk menempatkan penjabat desa, agar dapat menjalankan roda pemerintahan di Desa Rokirole. Saya berharap pelayanan pemerintahan di Desa Rokirole tetap berjalan seperti biasa,” harap Laurensius.

BACA JUGA: Kades Rokirole Tertangkap Berduaan di Hotel, Warga Segel Kantor Desa

Terkait aksi warga yang menyegel kantor desa, menurut Laurensius, dirinya bersama anggota polisi telah menenangkan masa, termasuk meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan anarkistis dalam bentuk apapun termasuk merusak fasilitas umum seperti kantor desa dan fasilitas umum lainnya.

Sebagai camat, lanjut Laurensius, ia telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, dan mempercayakan kepada aparat penegak hukum untuk menangani kasus ini.

“Saya sudah imbau seluruh warga masyarakat Desa Rokirole untuk tetap tenang, jangan anarkis, merusak fasilitas umum apapun yang ada di desa. Saya ingatkan agar pecayakan kepada penegak hukum utuk memproses kasus yang tengah dialami Thomas Teka ini,” kata Laurensius.

Laurensius mengakui sikap Thomas Teka yang berjiwa besar melayangkan surat pengunduran diri dari jabatan kades. Sikap ini membuktikan kalau Thomas bertanggung-jawab dan mampu menghadapi kasus yang tengah dialaminya.

Pengunduran diri Thomas Teka dari jabatan Kades Rokirole juga dibenarkan Kepala Dinas PMD Sikka, Fitrianita Kristiani.

Kadis yang akrab disapa Fitri ini mengaku telah menerima tembusan surat pengunduran diri Thomas Teka dari jabatan Kades Rokirole. “Surat pengunduran diri Kades Rokirole sudah kami terima, namun mohon maaf kami tidak bisa menunjukkan surat ini,“ kata Fitri.

Fitri memastikan, dengan adanya surat pengunduran diri itu, pemerintah akan melakukan kajian sesuai dengan regulasi birokrasi pemerintahan desa agar pelayanan kemasyarakatan di Desa Rakirole tidak terganggu. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top