Dinkes NTT Siapkan Fasilitas Pendukung untuk Program Vaksinasi Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dinkes NTT Siapkan Fasilitas Pendukung untuk Program Vaksinasi Covid-19


Kadis Kesehatan Provinsi NTT, dr. Meserasi D. P. Ataupah. (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dinkes NTT Siapkan Fasilitas Pendukung untuk Program Vaksinasi Covid-19


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah telah mendatangkan jutaan dosis vaksin Covid-19 dari Tiongkok sebagai upaya memberi kekebalan kepada masyarakat Indonesia agar terbebas dari ancaman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Saat ini proses uji klinis tahap III sedang berlangsung di Indonesia, sehingga diperkirakan penyuntikkan vaksin untuk masyarakat baru dilakukan tahun depan.

Terkait hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTT telah siap untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat NTT.

“Terkait program vaksinasi Covid-19, prinsipnya Dinas Kesehatan NTT sudah siap. Baik itu petugas maupun fasilitas pendukung lainnya. Bahkan sampai kabupaten/kota juga sudah kita sampaikan untuk siap melayani masyarakat. Ketika vaksin dikirim dari Pemerintah Pusat, maka Dinas Kesehatan Provinsi NTT telah siap untuk melayani masyarakat banyak,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan NTT, dr. Meserasi D. P. Ataupah saat diwawancarai media ini di ruang kerjanya, Selasa (15/12).

BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Tiba, Vaksinasi Belum Dilakukan dalam Waktu Dekat

“Ini kan kerja kita setiap hari jadi tidak ada masalah,” sambung mantan Pejabat sementara (Pjs) Bupati Malaka ini.

Reagen Aman

Sementara itu, menyinggung adanya informasi yang menyebutkan ketersediaan reagen yang dijadikan sebagai cairan khusus untuk pengujian virus korona dari sampel swab pasien di Laboratorium Biomolekuler tak cukup untuk sebulan ke depan dibantah Meserasi.

Menurut Meserasi, ketersediaan reagen untuk pemeriksaan dengan metode ekstraksi Polymerase Chain Reaction (PCR) di dua laboratorium di Kupang, yakni Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Biomolekuler di Klinik Pratama Undana tetap tersedia. “Reagen masih tersedia dengan baik, dan tidak ada masalah,” tegasnya.

Prinsipnya, kata Meserasi, kalau reagen tidak ada, pemerintah tentu akan tetap upayakan untuk pengadaan. Karena perintah Presiden RI, Jokowi dan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) jelas bahwa penanganan pencegahan Covid-19 harus menjadi prioritas.

“Tidak ada istilah kalau bilang tidak ada, harus ada untuk melayani masyarakat banyak. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat banyak, yang tidak ada akan menjadi ada,” tandasnya. (mg22)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top