Pantau Persiapan Pleno di Malaka, Ini Penegasan Kapolda NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pantau Persiapan Pleno di Malaka, Ini Penegasan Kapolda NTT


PANTAU. Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif berbincang dengan Ketua KPU Malaka, Makarius Bere Nahak ketika memantau gudang logistik Pilkada di Betun, Selasa (15/12). (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

POLITIK

Pantau Persiapan Pleno di Malaka, Ini Penegasan Kapolda NTT


BETUN, TIMEXKUPANG.com-“Saya tegaskan lagi, jika ada ketidakpuasan, tempulah jalur hukum secara elegan. Itu namanya pejuang demokrasi.” Inilah penegasan Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif ketika melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malaka, Selasa (15/12).

Kapolda Latif bersama rombongan dari Kupang melawat ke Malaka sekaligus memantau persiapan pelaksanaan pleno rekapitulasi suara hasil Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 lalu oleh KPU yang rencananya digelar Kamis (17/12).

Sebagaimana terpantau media ini, dalam kunjungannya itu, Kapolda Irjen Latif mengunjungi Mapolsek Malaka Tengah, lalu mengunjungi Kantor KPU serta melihat gundang tempat penyimpanan logistik hasil Pilkada. Setelah dari kantor KPU, Kapolda Irjen Latif bersama rombongan memantau secara langsung aula Susteran SSPs Betun yang akan digunakan sebagai lokasi pleno kabupaten oleh KPU.

Usai memantau, Irjen Latif kepada wartawan di Betun, Selasa (15/12), menjelaskan bahwa, tujuan mengunjungi KPU Malaka adalah untuk mengecek kesiapan akhir rencana pleno kabupaten.

“Saya melihat kesiapan sudah dilaksanakan secara maksimal, dan pasukan saya juga sudah disiapkan untuk memperkuat pengamanan jalannya pleno dengan penambahan kekuatan personil,” ungkapnya.

Kapolda Latif juga mengaku telah menyampaikan ke Ketua KPU Malaka agar bekerja secara profesional dan kerja netral dalam melakukan proses perhitungan suara. Tegakkan aturan sebagai pedoman dalam pengambilan setiap keputusan.

BACA JUGA: Perketat Pengamanan Saat Pleno KPU, Kapolres Malaka Lakukan Hal Ini

“Apapun keputusannya, itu adalah proses demokrasi. Jika ada ketidakpuasan, dan akan melakukan gugatan, silakan melalui jalur hukum yang telah disediakan di MK,” tegas jenderal polisi berbintang dua ini seraya meminta agar seluruh komisioner KPU dan jajaran tetap menjaga kesehatan, karena kesehatan adalah hal paling utama.

Kapolda Latif juga mengingatkan para pasangan calon (paslon) agar jangan melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengorbankan rakyat kecil dan membuat suasana kondusif wilayah terganggu. Sebab jika ada yang membuat suasana Malaka tidak kondusif, dirinya akan menindak tegas.

“Di Malaka kita sudah siapkan personil-personil keamanan, baik dari Polda NTT dan Polres Malaka, dan saya pertegas untuk lakukan pengamanan sesuai protap. Apabila ada indikasi ada yang melakukan tindakan anarkis, tindak tegas,” pesan Irjen Latif.

Kapolda Latif juga berharap agar masyarakat bisa menjaga kondusifitas wilayah, termasuk juga pasangan calon. Serahkan semua proses politik ini kepada penyelenggara yaitu KPU.

“Dengan situasi kita dalam masa Covid-19 seperti ini, jangan sampai kemudian Malaka menjadi beban bagi bangsa dan negara dengan terjadinya penyebaran virus korona. Dan tentu yang tidak kita inginkan terjadi adalah aksi-aksi anarki yang berujung perusakan fasilitas umum dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kapolda Latif menambahkan, hal yang paling utama adalah kesadaran masyarakat juga kesadaran para paslon dalam menyikapi proses politik ini. “Katakanlah ini merupakan bagian dari prosedur demokrasi, apapun hasilnya kita harus menerima dengan ikhlas. Jadi jika ada ketidakpuasan tempulah jalur hukum secara elegan,” pungkasnya. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top