Penyelenggara Pilkada 2020 Jalani Rapid Test Ulang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Penyelenggara Pilkada 2020 Jalani Rapid Test Ulang


Menko Polhukam, Mohammad Mahfud MD. (FOTO: Ricardo/JPNN.com)

POLITIK

Penyelenggara Pilkada 2020 Jalani Rapid Test Ulang


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah mengklaim tidak ada klaster baru persebaran Covid-19 yang muncul dari pelaksanaan Pilkada 2020. Meski ada pelaksana pilkada yang meninggal karena terpapar virus SARS-CoV-2.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD mengatakan, kekhawatiran bakal muncul klaster besar setelah coblosan tidak terjadi. Penyelenggara pilkada juga telah melakukan antisipasi.

Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengatakan, hingga kemarin (14/12) pihaknya belum menerima laporan adanya klaster pilkada setelah coblosan 9 Desember 2020. ”Belum ada,” ujarnya.

BACA JUGA: Jelang Coblosan Pilkada Belu, 2.982 KPPS Jalani Rapid Test

Sejauh ini kasus-kasus yang dilaporkan umumnya terpapar sebelum hari coblosan. Termasuk 79 ribu petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang menunjukkan hasil reaktif saat menjalani rapid test sebelum 9 Desember.

Ilham mengungkapkan, KPU dalam waktu dekat akan melakukan kegiatan rapid test secara menyeluruh ke jajaran penyelenggara. Bukan hanya komisioner, tapi juga jajaran petugas ad hoc. Mulai tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), hingga KPPS. (tau/syn/far/lyn/c/6/c9/fal/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top