Bukan PSBB, Pemerintah Terapkan Pengetatan Terukur saat Libur Nataru | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bukan PSBB, Pemerintah Terapkan Pengetatan Terukur saat Libur Nataru


Menkomarves, Luhut Binsar Pandjaitan. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

NASIONAL

Bukan PSBB, Pemerintah Terapkan Pengetatan Terukur saat Libur Nataru


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah akan berlakukan kebijakan pengetatan terukur. Hal itu untuk mencegah penularan virus Covid-19 saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

“Kita bukan menerapkan PSBB, tapi akan menerapkan kebijakan pengetatan yang terukur dan terkendali, supaya penambahan kasus dan kematian bisa terkendali dengan dampak ekonomi yang relatif minimal,” ujar Luhut dalam keterangannya, Selasa (15/12).

Menurutnya, untuk mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi positif, usulan intervensi yang akan dilakukan adalah pengetatan aktivitas masyarakat secara terukur dan terkendali.

“Pengetatan masyarakat secara terukur meliputi WFH 75 persen, pelarangan perayaan tahun baru di seluruh provinsi, dan pembatasan jam operasional mal, restoran, tempat hiburan sampai pukul 19.00 untuk Jabodetabek dan 20.00 untuk zona merah di Jabar, Jateng dan Jatim,” tuturnya.

BACA JUGA: Pemerintah Larang Keramaian saat Nataru

Selain itu, lanjutnya, pengetatan protokol kesehatan akan dilakukan di rest area dan tempat-tempat wisata. Terakhir, kata dia, untuk perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh dan pesawat akan diwajibkan untuk melakukan rapid test antigen maksimal H-2.

“Rapid test antigen ini memiliki sensitivitas yang lebih baik bila dibandingkan rapid test antibodi,” ucapnya.

Luhut menambahkan, pihaknya juga mengatakan bahwa khusus untuk kunjungan ke Bali dengan menggunakan pesawat harus melakukan tes PCR pada H-2 keberangkatan. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top