Petahana Manggarai Tumbang, Paslon H2N Unggul dengan Selisih 36.518 Suara | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Petahana Manggarai Tumbang, Paslon H2N Unggul dengan Selisih 36.518 Suara


Suasana rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil suara Pilkada di aula kantor KPU Manggarai, Rabu (16/12) petang. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

POLITIK

Petahana Manggarai Tumbang, Paslon H2N Unggul dengan Selisih 36.518 Suara


KPU Manggarai Tetapkan Hasil Pilkada, Selanjutnya Tunggu Kabar MK

BORONG, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupayen Manggarai telah menetapkan hasil perhitungan suara Pilkada 9 Desember 2020, Rabu (16/12) sore. Hasilnya, pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Manggarai, Hery Nabit-Heri Ngabut (H2N) unggul 36.518 suara dari paslon petahana, Deno Kamelus-Viktor Madur (DM).

Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno rekapitulasi dan perhitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai yang berlangsung di aula Kantor KPU Manggarai, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong. Rapat pleno itu dipimpin langsung Ketua KPU, Thomas Aquino Hartono didampingi empat Komisioner lainnya.

Hadir dalam pleno itu, Ketua Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia bersama dua anggota Komisioner, Herybertus Harun dan Fortunatus H. Manah, para saksi dan tim penghubung kedua paslon, Kesbangpol Provinsi NTT dan Kesbangpol Kabupaten Manggarai.

Rapat pleno penetapan itu mendapat pengamanan ketat dari aparat keamanan Polres Manggarai dan Kodim 1612/Manggarai, yang langsung dipimpin Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo, SH.,S.IK bersama Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav Ivan Alfa, S.Sos.

Ketua KPU Manggarai, Thomas Aquino Hartono, dalam kesempatan itu mengatakan, rapat pleno tersebut berdasarkan ketentuan dalam Peraturan KPU (PKPU). Menurutnya, proses rekapitulasi itu merupakan akumulasi dari seluruh proses rekapitulasi di setiap kecamatan pada model Form D-Hasil Kecamatan KWK.

Setelah itu lanjut dia, diikuti proses rekapitulasi dan pembenaran-pembenaran data, lalu dilakukan penetapan rekapitulasi hasil perolehan suara yang dengan dikeluarkanya berita acara sertifikat rekapitulasi hasil dan juga keputusan KPU Kabupaten Manggarai, berkaitan dengan rekapitulasi hasil perolehan suara.

BACA JUGA: Data Sirekap KPU: Suara Petahana Manggarai Tertinggal dari H2N

Dalam berita acara, paslon DM memperoleh 67.354 suara. Sedangkan paslon H2N memperoleh 103.872 suara. Total suara sah pada Pilkada Manggarai sebanyak 171.226 suara. Jumlah suara tidak sah 1.962 suara. Sehingga total suara sah dan suara tidak sak sebanyak 173.188 suara.

“Berdasarkan berita acara sertifikat rekapitulasi hasil, Pasangan H2N unggul atau menang atas pasangan DM dengan selisih sekitar 36.518 suara,” jelas Hartono.

Devisi Hukum KPU Manggarai, Rikardus kepada wartawan usai rapat pleno mengatakan, penetapan hasil perhitungan suara Pilkada Manggarai telah dilakukan. Keputusan itu berdasarkan ketentuan yang ada. Bagi Paslon yang merasa keberatan atau tidak menerima hasil yang ditetapkan, dapat mengajukan sangketa hasil ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Tentu lanjut Rikardus, dengan obyek permohonan itu adalah Surat Keputusan KPU terkait penenatapan hasil ini. Waktu yang diberikan sejak diumumkan KPU, Rabu (16/12) pukul 16.05 Wita selama 3 hari, yakni Kamis (17/12), Jumat (18/12), dan Senin (21/12). Tidak termasuk hari Sabtu dan Minggu karena sesuai acuan dalam PKPU termasuk hari libur.

Jika tidak ada permohonan sengketa, maka MK akan mengeluarkan Buku Register Perkara (BRPK), dan MK akan mengindentifikasi daerah-daerah yang menyelenggarakan pemilihan tahun 2020 terkait ada tidak yang mengadukan sengketa hasil.

“Jika selama 3 hari itu, paslon yang merasa keberatan tidak mengajukan permohonan, maka KPU Manggarai akan menyelenggarakan rapat pleno penetapan untuk menetapkan Bupati-Wakil Bupati terpilih Pilkada Manggarai 2020,” jelas Rikardus. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top