TNI-Polri Terjunkan 347 Personil Kawal Pleno Rekapitulasi KPU Ngada | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

TNI-Polri Terjunkan 347 Personil Kawal Pleno Rekapitulasi KPU Ngada


APEL KESIAPAN. Personil keamanan dari TNI-Polri melakukan apel kesiapan pengamanan rapat pleno terbuka tingkat kabupaten di Pilkada Ngada dipimpin Kapolres Ngada, bertempat di halaman depan kantor KPU Ngada. Kamis (17/12). (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

POLITIK

TNI-Polri Terjunkan 347 Personil Kawal Pleno Rekapitulasi KPU Ngada


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 347 personil keamanan diterjunkan untuk mengawal keberlangsungan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten untuk hasil Pilkada Ngada 2020. Pleno tersebut dilakukan di aula Kantor KPU Ngada, Kamis (17/12).

Sebelum diterjunkan ke lokasi pleno, ratusan personil TNI-Polri ini melakukan apel bersama persiapan pengamanan dipimpin langsung Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi, SIK, MIK, bersama Dandim 1625/Ngada Letkol Czi. Luqman Nur Hakim. Apel ini juga dihadiri langsung Pamatwil Polda NTT untuk Ngada, Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol. Riyadi Nugroho, SIK.

Seluruh personil yang diterjunkan dalam proses pengamanan itu terdiri dari Polres Ngada sebanyak 96 personil, Kodim 1625/Ngada (68 personil), Brimob Nusantara Polda Bali (33 personil), BKO Brimob Batalyon B Pelopor Kompi I Maumere (30 personil), BKO Polres Sikka (50 personil), BKO Polres Ende (50 personil), dan BKO Polres Nagekeo (20 personil). “Secara total personil yang dikerahkan menjaga keamanan saat pleno ini sebanyak 347 anggota,” ungkap AKBP Rio Cahyowidi.

AKBP Rio Cahyowidi dalam arahannya saat apel tersebut meminta seluruh personil keamanan agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. “Berkat dedikasi dan loyalitas rekan-rekan anggota TNI dan Polri, proses Pilkada Ngada 2020 sampai dengan pleno KPU hari ini bisa berjalan aman, damai, sejuk, dan sehat,” ungkapnya.

“Kepada rekan-rekan yang ditugaskan di pos-pos penggalan jalan di seputaran Kantor KPU Ngada, agar memperhatikan masyarakat yang tidak menggunakan masker, dan mengendarai kendaraan roda dua tidak mengenakan helm. Imbau mereka agar tertib dan patuh protokol kesehatan,” pesannya.

Kapolres Rio juga mengingatkan aparatnya agar jika menemuka masyarakat yang melakukan konvoi atau berkumpul, supaya langsung dibubarkan. Ini untuk mencegah penyebaran virus korona. “Karena motto kita dalam pengamanan Pilkada Ngada 2020 ini adalah, Pilkada Ngada 2020 Aman, Damai Sejuk dan Sehat dari Covid-19,” tegasnya.

Dandim 1625/Ngada Letkol Czi. Luqman Nur Hakim, mengatakan pihaknya mendukung atau mem-back up Polri, khususnya Polres Ngada dalam pengamanan pleno rekapitulasi suara Pilkada Ngada 2020 hari ini. “Kami dari Kodim 1625/Ngada sebanyak 68 personil, siap mem-back up aparat Polres Ngada,” ungkap Luqman.

Kegiatan apel bersama selanjutnya diambilalih Kabag Ops Polres Ngada, AKP Evodius Nuka, SH, dan Pasi Ops Kodim 1625/Ngada Kaptem Arm. Lalu Maryadi Akbar untuk membagi para personil, baik yang bertugas di luar gedung maupun dalam gedung KPU Ngada.

Evodius dan Lalu Maryadi menekankan kepada para personilnya untuk selalu waspada dalam tugas. Selalu memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 bagi para undangan yang terlibat dalam kegiatan pleno dan masyarakat sekitar agar diimbau mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Untuk diketahui, rapat pleno terbuka KPU Ngada tersebut telah berlangsung sejak pukul 09.00 Wita pagi tadi. Hingga berita ini dipublish, prosesnya tengah berlangsung.

Juru Bicara (Jubir) KPU Ngada, Aloysius Raubata, S.Sos kepada TIMEX mengatakan, pleno ini menghadirkan para komisioner KPU, Ketua PPK dan anggota PPK se-Kabupaten Ngada, saksi pasangan calon (paslon), dan Bawaslu Ngada.

Untuk mematuhi protokol kesehatan, pleno ini dihadiri undangan yang sangat terbatas dengan sejumlah ketentuan yang patut dipatuhi. Setiap saksi paslon hanya dapat menjadi saksi untuk satu paslon. Saksi yang hadir wajib membawa dan menyerahkan undangan rapat serta surat mandat yang ditandatangani paslon atau ketua tim kampanye tingkat kabupaten ke KPU Ngada.

Aloysius mengharapkan agar semua masyarakat Ngada, massa pendukung setiap paslon atau tim sukses untuk bersabar hingga rapat pleno hasil tingkat kabupaten ini selesai.

Untuk diketahui, Pilkada Ngada ini diikuti lima paslon Bupati-Wakil Bupati. Masing-masing paslon Firman (Wilfridus Muga-Herman Say), paslon APRB (Andreas Paru-Raymundus Bena), paslon PAS-GUD (Paulus Soliwoa-Gregorius Upi Dheo), paket Credo (Kristoforus Loko-Emanuel Dopo), dan Paslon Hebat (Helmut Waso-Yohanes Tay Ruba). (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top