Ketua PKB Polisikan Mantan Anggota DPRD Sikka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ketua PKB Polisikan Mantan Anggota DPRD Sikka


Yoseph Karmianto Erik dan sejumlah pengurus PKB Sikka menunjukkan bukti tulisan dugaan pemfitnahan terhadap dirinya usai melapor Siflan Angi ke Polres Sikka, Kamis (17/12). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Ketua PKB Polisikan Mantan Anggota DPRD Sikka


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sikka, Yoseph Karminato Eri memolisiakan mantan anggota DPRD setempat, Siflan Angi. Langkah ini diambil politikus yang akrab disapa Manto ini karena Siflan diduga melakukan pemfitnahan dan pencemara nama baiknya melalui grup WhatsApp (WAG). Lantaran kesal Manto kemudian melaporkan Siflan secara resmi ke Polres Sikka, Kamis (17/12) sekira pukul 12.30 Wita.

Seperti disaksikan media ini di ruang SPKT Polres Sikka, Kamis (17/12), Manto melaporkan Siflan atas dugaan pemfitnahan dengan ditemani sejumlah pengurus PKB, yakni Ketua Fraksi PKB DPRD Sikka, Yoseph Don Bosko, anggota fraksi Petrus Woda, serta dua pengurus PKB, Lasarus Moa dan Yohanes Hamilton. Laporan itu diterima Briptu Istanto di ruangan SPKT Polres Sikka. Dalam laporan itu Manto menyerahkan bukti dugaan pemfitnahan dan pencemaran nama baiknya yang sudah di screeshoot dari sebuah WAG.

Kepada sejumlah awak media saat berada di ruang SPKT Polres Sikka, Manto menjelaskan bahwa ia merasa tersinggung dengan pernyataan Siflan Angi pada WAG Forum Ata Lio Sekunu Bersatu. Manto juga mengaku pernyataan Siflan Angi itu ia ketahui dari iparnya, yang juga merupakan bagian dari keluarganya.

“Saya tahu ada pernyataan Siflan ini dari ipar saya, dan setelah saya pelajari, ada tiga unsur dugaan pencemaran nama baik dan pemfitnahan terhadap diri saya,” jelas Manto sambil memperlihatkan lembaran berisi screenshoot tulisan Siflan kepada awak media.

Sementara itu Siflan Angi yang ditemui di kediamannya mengaku tidak gentar sedikitpun dengan laporan Manto ke Polres Sikka. Siflan mengaku sangat menghargai siapa pun yang melaporkan dirinya ke Polres Sikka. Menurutnya itu hak setiap orang yang melapor.

“Saya sangat mengharagi proses hukum, itu hak setiap orang untuk melapor ke polisi,“ ungkap Siflan.

Menurut Siflan, grup orang Lio dalam WA itu hanya orang Lio, di luar grup itu tidak ada nama Manto. Herannya kok ada foto manto terpampang dalam grup orang Lio. Sementara, dalam kampanye kemarin Manto sendiri menyuruh masyarakat jangan memilih salah satu calon pada Pilkada Sikka. Itu fakta yanag tidak dapat dipungkiri. Pernyataan Manto ini karena dia pendukung calon lain. Pernyataan ini, kata Siflan, juga fakta.

Siflan sendiri menegaskan ia akan melaporkan orang yang menyebarkan konten itu ke publik dan admin yang tidak bertanggung-jawab.

“Kalau melapor ke polisi itu haknya dia, namun saya juga mendesak polisi untuk segera menangkap penyebar konten itu dan sekaligus admin dari WAG grup tersebut. Saya juga akan melaporkan kedua orang tersebut diantaranya penyebar dan admin,” tegas Siflan. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top