Partisipasi Pemilih di Pilkada TTU Tak Capai Target | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Partisipasi Pemilih di Pilkada TTU Tak Capai Target


Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

Partisipasi Pemilih di Pilkada TTU Tak Capai Target


Ketua KPU: Sebagian Besar Pemilih Berada di Luar Daerah

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tingkat partisipasi pemilih masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 tak memenuhi target yang ditetapkan secara nasional.

Dari jumlah 172.385 pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada TTU, hanya 132.196 pemilih yang menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS). 40 ribu lebih pemilih diketahui tidak menggunakan hak pilih atau golput.

Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka kepada Timor Express, Jumat (18/12) mengatakan, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada TTU 2020 yang awalnya ditargetkan sebesar 77,5 persen, ternyata tidak tercapai.

“Sesuai target nasional, tingkat partisipasi pemilih sebanyak 77,5 persen. Namun di TTU, target tersebut tidak tercapai karena partisipasi masyarakat di Pilkada TTU hanya sampai 74 persen,” ungkap Paulinus.

BACA JUGA: Semua Paslon Terima Hasil Pleno, David-Eusebius Bakal Mulus Pimpin TTU

BACA JUGA: KPU Tetapkan 172.385 DPT Pilkada TTU 2020, Bawaslu Setujui dengan Syarat

Sesuai hasil pengamatan, kata Paulinus, pihaknya menilai ada beberapa hal yang menjadi penyebab banyaknya masyarakat TTU tidak menggunakan hak pilih pada Pilkada kali ini.

Salah satunya, kata Paulinus, saat hari pencoblosan, Rabu (9/12), terdapat pemilih yang berada di luar daerah sehingga pemilih yang bersangkutan tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

Selain itu, tambah Paulinus, kewajiban untuk harus menunjukkan dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga menjadi salah satu penyebab warga enggan datang ke TPS. Terutama untuk warga yang hingga saat ini belum memiliki KTP maupun dokumen kependudukan lainnya.

“Ke depan kita akan menggandeng seluruh pihak terkait untuk melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat bisa sadar untuk gunakan hak pilihnya,” kata Paulinus. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top