Warga Tak Mencoblos ‘Menang’ di Pilkada Ngada 2020 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Warga Tak Mencoblos ‘Menang’ di Pilkada Ngada 2020


RAPAT PLENO TERBUKA. Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan surat suara bertempat lantai dua aula KPU Ngada, Kamis (17/12). (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

POLITIK

Warga Tak Mencoblos ‘Menang’ di Pilkada Ngada 2020


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada telah selesai melakukan kegiatan rekapitulasi dan penetapan penghitungan suara dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Ngada Tahun 2020, Kamis (17/12).

Dari proses pleno tersebut terkuat beberapa data hasil pencoblosan yang cukup mencengangkan. Berdasarkan data yang dihimpun media ini, saat rekapitulasi suara berlangsung, jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Ngada sebanyak 111.416 pemilih. Jumlah Pemilih yang pindah memilih (DPPh) sebanyak 117 pemilih. Pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, namun menggunakan hak pilih dengan KTP elektronik atau surat keterangan (DPTb) sebanyak 862 pemilih.

Selanjutnya, jumlah pengguna hak pilih dalam DPT sebanyak 85.403 pemilih. Jumlah pemilih yang pindah memilih (DPPh) yang menggunkan hak pilihnya sebanyak 116 pemilih. Selain itu, jumlah pemilih disabilitas sebanyak 612 orang. Dari jumlah ini, pemilih disabilitas yang menggunakan hak pilih sebanyak 355 orang.

Jika merujuk pada jumlah pemilih dalam DPT dikurangi jumlah pengguna hak pilih dalam DPT, hasilnya, sebanyak 26.013 pemilih tidak ikut serta dalam proses pencoblosan pada Rabu (9/12) lalu. Jumlah pemilih tak menggunakan hak pilihnya ini ternyata lebih banyak dari total raihan suara pemenang Pilkada Ngada 2020.

BACA JUGA: Pleno Tingkat Kabupaten Tuntas, Paket APRB Menang Pilkada Ngada

Sebagaimana hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan surat suara KPU Ngada pada Kamis (16/12), pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Ngada Nomor Urut 1, Paru Andreas, SH, MH dan Raymundus Bena, SS., M.Hum meraih suara terbanyak dengan 23.786 suara.

Paslon Nomor Urut 2, Kristoforus Loko, S.Fil dan Emanuel Dopo menempati peringkat kedua dengan 16.692 suara. Selanjutnya paslon Nomor Urut 3, Helmut Waso-Ir. Yohanes Tay, MM meraih 16.171 suara. Lalu paslon Nomor Urut 4, Drs. Paulus Soliwoa-Gregorius Upi, SH meraih 14.870 suara. Dan paslon Nomor Urut 5, Wilfridus Muga, SE, M.Pd-Drs. Herman Say hanya mengantongi dukungan sebanyak 14.405 suara.

Juru Bicara KPU Ngada, Aloysius Raubata, S.Sos saat dikonfirmasi TIMEX, Jumat (18/12) membenarkan hasil tersebut.

“Secara matematis memang demikian. Namun angka pastinya tim teknis kami dari KPU Ngada lagi simulasi untuk dapatkan persentase finish,” kata Aloysius. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top