3.238 Tenaga Kerja di Sikka Terima Bantuan Rp 7,7 Miliar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

3.238 Tenaga Kerja di Sikka Terima Bantuan Rp 7,7 Miliar


Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka, Hendrik Weki. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

BISNIS

3.238 Tenaga Kerja di Sikka Terima Bantuan Rp 7,7 Miliar


BPJS Ketenagakerjaan Sikka: Klaim JHT Capai Rp 12,7 Miliar

MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka, Hendrik Weki, mengakui telah menyalurkan bantuan untuk perserta BPJS Ketenagakerjaan di Sikka senilai Rp 7,7 miliar. Bantuan itu diberikan kepada peserta yang masuk ketentuan terdampak Covid-19.

Hendrik menyebutkan, total penerima bantuan BPJS di Sikka sebanyak 3.238 tenaga kerja (TK). Setiap tenaga kerja menerima Rp 2,4 juta, sehingga total yang disalurkan untuk para peserta BPJS TK di Sikka mencapai Rp 7,7 miliar.

Menurut Hendrik, dana yang disalurkan untuk para pekerja peserta itu, bertujuan untuk mendukung perekonomian atau daya beli masyarakat di Kabupaten Sikka.

“Negara melalui BPJS ketenagakerjaan telah mengucurkan dana senilai Rp 7,7 miliar untuk TK yang terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan. Dana tersebut bertujuan untuk mendukung perekonomian atau daya beli masyarakat di Kabupaten Sikka,” jelas Hendrik kepada media ini di Maumere, Jumat (18/12).

Hendrik menambahkan jumlah perusahaan untuk tahun 2020 ditargetkan sebanyak 647 perusahaan, namun terealisasi sebanyak 553 perusahaan. Disisi lain, jumlah tenaga kerja formal ditargetkan sebanyak 6.234 TK, namun terealisasi sebanyak 7.555 TK. Sementara jumlah tenaga kerja informal yang ditargetkan sebanyak 8.825 TK, yang terealisasi 2.611 TK. Sedangkan untuk peserta jasa konstruksi ditargetkan sebanyak 2.448, terealisasi sebanyak 4.953 TK.

BPJS Ketenagakerjaan, kata Hendrik, juga melakukan pembayaran klaim Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp 12.794.696.160 untuk 1.777 TK sepanjang bulan Agustus hingga Desember 2020. BP Jamsostek juga telah memberikan relaksasi iuran kepada perusahaan sebanyak 99 persen dengan tanpa mengurangi manfaat yang diberikan.

“Sepanjang tahun 2020, BPJS Ketenagakerjaan Sikka telah menerima pengajuan klaim jaminan hari tua sebanyak 1.777 pengajuan dengan total nominal mencapai Rp 12,7 miliar,” sebut Hendrik.

Dengan melihat begitu besarnya manfaat yang diberikan oleh negara kepada para pekerja Indonesia melalui BPJS Ketenegakerjaan, Hendrik berharap pemerintah melalui Bupati Sikka dapat secara bersama-sama meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja sesuai visi-misi bupati untuk memenuhi hak-hak dasar masyarakat menuju Sikka Bagai tahun 2023.

“Secara khusus harapan kami agar tenaga kerja non ASN dan perangkat desa dapat segera menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, agar mereka juga dapat menikmati fasilitas yang negara berikan melalui BPJS Ketenagakerjaan,” harap Hendrik. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top