Wujudkan Perubahan di Belu, Ini Harapan Paket Sehati | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Wujudkan Perubahan di Belu, Ini Harapan Paket Sehati


Ketua Tim Pemenang Paket Sehati, Cyprianus Temu. (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

POLITIK

Wujudkan Perubahan di Belu, Ini Harapan Paket Sehati


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu telah mengesahkan hasil perolehan suara pemilihan Bupati-Wakil Bupati Belu melalui pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hasilnya pasangan calon (paslon) Nomor Urut 2, Agustinus Taolin-Aloysius Haleserens (Paket Sehati) meraih suara terbanyak dengan selisih 247 suara atas paslon Nomor Urut 1, Wilybrodus Lay-J.T Ose Luan (Paket Sahabat).

Ketua Tim Pemenang Paket Sehati, Cyprianus Temu saat ditemui Kamis (17/12) mengatakan, tahapan pleno hasil Pilkada Belu sudah disahkan KPU Belu. Paket Sehati keluar sebagai pemenang. Terpilihnya Agustinus Taolin-Aloysius Haleserens merupakan kemenangan masyarakat Belu yang menginginkan adanya perubahan di Kabupaten Belu.

Karena itu, kata Cyprianus, untuk mewujudkan adanya perubahan di Belu, dibutuhkan kebersamaan seluruh komponen masyarakat. Paket Sehati adalah milik bersama seluruh masyarakat Belu, bukan menjadi bupati-wakil bupati untuk para pendukung saja. “Kepemimpinan paket Sehati tentunya sejuk. Pertarungan sudah berakhir, mari kita semua warga Belu bersama membangun Belu,” ajak politikus yang juga Wakil Ketua DPRD Belu ini.

Cyprianus menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan paslon Sehati, selain tawaran program dan visi-misi kepada masyarakat, pihaknya juga menjalankan komitmen serta mematuhi mekanisme dan prosedur yang dijalankan. Mulai proses tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS, berlanjut pleno rekapitulasi di kecamatan hingga pleno rekapitulasi kabupaten berjalan sesuai mekanisme dan prosedur.

“Kita patuhi mekanisme dan aturan. Ada penyelenggara KPU dan diawasi Bawaslu. Tidak ada masalah terkait hasil suara termasuk proses administrasi. Pelanggaraan semua tahapan terbuka, dua saksi hadir lengkap sehingga tidak ada yang ditutupi,” katanya.

Kini, seluruh proses Pilkada ini tinggal menunggu penetapan paslon terpilih. Hanya saja paslon Sahabat keberatan dengan hasil dan memilih untuk menempuh jalur hukum melalui proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Paket Sehati menghormati sikap tersebut, karena itu adalah haknya. Hak konstitusi itu dijamin oleh UU. Prinsipnya paket Sehati selalu siap jika langkah yang ditempuh sesuai aturan hukum dengan dasar yang jelas.

“Silakan tempuh jalur hukum. Itu hak konstitusi setiap warga negara yang diatur dalam undang-undang. Pilkada sudah selesai, dan hasilnya sah. Dalam sebuah pertarungan politik, tidak ada yang namanya draw, tapi menang dan kalah sehingga harus siap. Hasil yang dicapai paket Sehati kali ini harus disyukuri karena ini sudah rencana dan jalan Tuhan,” ujarnya.

Untuk diketahui, hasil pleno KPU Belu menetapkan paslon Agustinus Taolin-Aloysius Haleserens (Paket Sehati) sebagai peraih suara terbanyak dengan 50.623 suara. Sementara paslon Wilybrodus Lay-J. T. Ose Luan (Paket Sahabat) dengan 50.376 suara. Paslon Sehati menang dengan keunggulan sangat tipis, yakni hanya 247 suara. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top