Realisasi Dana Covid-19 di Bawah 50 Persen, DPRD Minta Pemkab TTU Transparan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Realisasi Dana Covid-19 di Bawah 50 Persen, DPRD Minta Pemkab TTU Transparan


Wakil Ketua DPRD TTU, Yasintus Lape Naif. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Realisasi Dana Covid-19 di Bawah 50 Persen, DPRD Minta Pemkab TTU Transparan


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim Satuan Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mencatat, hingga 17 Desember 2020, realisasi anggaran penanganan Covid-19 mencapai Rp 18 miliar lebih. Artinya realisasinya baru sekitar 47,63 persen dari total anggaran yang dialokasikan Pemkab TTU, yakni Rp 47,8 miliar lebih.

Rendahnya penyerapan anggaran penanganan Covid-19 ini mendapat sorotan DPRD yang menilai Pemkab TTU sangat tertutup kepada publik dalam mengelola anggaran senilai Rp 47,8 miliar tersebut.

Wakil Ketua DPRD TTU, Yasintus Lape Naif kepada Timor Express, Sabtu (19/12) mengatakan, pihaknya memberi apresiasi kepada pemerintah daerah yang sampai dengan saat ini masih tetap melakukan penjagaan di posko batas untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah TTU.

Hanya saja, langkah nyata tersebut dinilai tidak sebanding dengan realisasi anggaran yang telah dialokasikan melalui APBD TTU Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 47,8 miliar itu.

Yasintus menyebutkan, pemerintah sangat tertutup atau tidak transparan dalam pengelolaan anggaran untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di TTU. Padahal, sejatinya anggaran tersebut milik rakyat yang harus diketahui secara jelas peruntukannya.

“Anggaran ini kan milik rakyat yang wajib dipublikasikan kepada rakyat untuk diketahui, bukan didiamkan begini saja,” tegas Yasintus.

Yasintus menambahkan, melalui berbagai forum di lembaga DPRD TTU, pihaknya telah mempertanyakan pemanfaatan alokasi anggaran tersebut. “Saya dalam rapat sudah minta untuk dijelaskan namun tidak pernah dihiraukan,” ungkapnya.

Karena itu, Yasintus meminta Pemkab TTU untuk menjelaskan secara terperinci seluruh pemanfaatan anggaran tersebut khususnya untuk penanganan tiga komponen besar, yakni belanja bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, dan penanganan dampak ekonomi.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 TTU, Kristoforus Ukat kepada Timor Express, Jumat (18/12) mengatakan, penggunaan anggaran untuk penanganan dan Pencegahan terhadap Covid-19 di TTU hingga saat ini mencapai sebesar Rp 18 miliar lebih dari total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 47,8 miliar.

Kristoforus merincikan, dari total alokasi anggaran yang ada, untuk masing-masing bidang, yakni belanja bidang kesehatan sebesar Rp 28.840.892.919, jaring pengaman sosial sebesar Rp 2 miliar, dan penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 7 miliar.

Dari total anggaran per bidang itu, jelas Kristoforus, yang telah digunakan untuk belanja bidang kesehatan sebesar Rp 9.657.665.380, jaring pengaman sosial Rp 1.412.445.000, dan penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 6.952.770.000.

“Jadi dari total dana yang ada, baru Rp 18 miliar lebih dana yang terserap untuk penanganan Covid-19,” jelas Kristoforus. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top