Covid-19 di NTT Tembus Dua Ribu Kasus, Total 43 Pasien Meninggal | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Covid-19 di NTT Tembus Dua Ribu Kasus, Total 43 Pasien Meninggal


SIMULASI PEMBERIAN VAKSIN. Petugas kesehatan RST Wira Sakti Kupang sementara melaksanakan simulasi pemberian vaksin Covid-19 kepada pasien di RST Wira Sakti Kupang, Selasa (22/12). Ke depan diharapkan kasus baru tidak muncul lagi seiring dengan pemberian vaksin Covid-19 untuk masyarakat yang tengah dipersiapkan pemerintah. (FOTO: KOREM FOR TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Covid-19 di NTT Tembus Dua Ribu Kasus, Total 43 Pasien Meninggal


Terbanyak Kasus Pasien Meninggal di Kota Kupang

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Jelang tutup tahun 2020, angka penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT tidak menunjukkan adanya penurunan. Bahkan sebaliknya, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat.

Berdasarkan data yang dilansir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT, hingga Jumat (25/12), angka positif Covid-19 telah menembus dua ribu kasus. Tepatnya 2.012 kasus.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.116 pasien telah dinyatakan sembuh. 853 pasien sementara dalam perawatan di rumah-rumah sakit atau karantina mandiri di rumah pasien. Mirisnya, jumlah pasien meninggal karena korona juga terus bertambah. Hingga kemarin (25/12) jumlah pasien meninggal karena Covid-19 mencapai 43 kasus. Jumlah kasus pasien meninggal terbanyak berada di Kota Kupang dengan 28 kasus, diikuti Kabupaten Sumba Timur dengan 4 kasus meninggal, dan Rote Ndao dengan 2 kasus meninggal. Sementara 9 kabupaten lainnya di NTT, yakni TTS, Sikka, Flotim, Manggarai, Manggarai Barat, Kabupaten Kupang, Lembata, Sabu Raijua, dan Alor masing-masing mencatatkan satu kasus pasien meninggal.

Dalam pekan ini saja, terjadi penambahan pasien meninggal sebanyak dua orang, masing-masing di Kota Kupang satu pasien meninggal kemarin, dan satu pasien meninggal lainnya di Kabupaten Sumba Timur pada Selasa (22/12).

Sedangkan dalam empat hari terakhir, sejak Selasa (22/12) hingga Jumat (25/12), data Gugus Tugas Covid-19 NTT menyebutkan telah terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif korona sebanyak 112 kasus. Selanjutnya pasien sembuh dalam empat hari terakhir sebanyak 131 orang. Sementara pasien meninggal sebanyak dua orang.

BACA JUGA: Covid-19 Penipu Ulung, Ahli Ungkap Ruam Kulit pada Dewi Persik

Rinciannya pada Selasa (22/12) bertambah 59 kasus terkonfirmasi positif korona, 88 pasien sembuh dan 1 pasien meninggal di Sumba Timur. Pada Rabu (23/12), terjadi penambahan kasus positif sebanyak 37 orang, dan 11 pasien dinyatakan sembuh. Lalu pada Kamis (24/12), muncul 16 kasus positif baru, dan 31 pasien dinyatakan sembuh. Dan pada Jumat (25/12), tidak ada kasus baru, hanya ada satu pasien sembuh dan satu kasus pasien meninggal di Kota Kupang.

Dari data-data ini, kasus-kasus baru yang muncul dalam empat hari terakhir itu diakibatkan oleh penularan transmisi lokal sebanyak 102 kasus, dan sisanya 10 kasus merupakan pelaku perjalanan, baik dari Kupang, Jakarta, dan Surabaya.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji yang dikonfirmasi sebelumnya mengakui adanya penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Kupang. Karena itu, lanjutnya, guna menampung para pasien terpapar korona yang terus bertambah itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang telah memfungsikan gedung Puskesmas Penkase Oeleta sebagai lokasi khusus perawatan/karantina pasien yang tidak tertampung di rumah-rumah sakit yang ada di Kota Kupang.

“Pemkot Kupang sudah mengoperasikan gedung Puskesmas Penkase Oeleta di Alak untuk karantina atau tempat perawatan pasien Covid-19,” jelas Ernest.

Ernest mengimbau warga untuk tidak kendor dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan tetap memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan menghindari kerumunan. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top