Panitia segera Klarifikasi Sengketa Pilkades, Total 24 Pengaduan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Panitia segera Klarifikasi Sengketa Pilkades, Total 24 Pengaduan


Kepala Dinas PMD Rote Ndao, Yames M. K. Therik pada momen simulasi Pilkades belum lama ini. (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Panitia segera Klarifikasi Sengketa Pilkades, Total 24 Pengaduan


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Panitia penyelenggara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Rote Ndao segera melakukan klarifikasi terhadap sengketa Pilkades yang diadukan. Secara keseluruhan ada 24 pengaduan dari 69 desa penyelenggara Pilkades serentak yang digelar pada Sabtu (19/12) lalu.

Klarifikasi tersebut dilakukan untuk memenuhi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pilkades. Kendati telah disepakati bersama oleh seluruh kontestan Pilkades, namun ruang tersebut tetap dibuka pemerintah untuk menampung sekaligus menyelesaikan aduan yang disampaikan pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Sebagaimana diatur dalam ketentuan Perda 8, para pengadu bisa menyampaikan pengaduannya secara lisan maupun tertulis. Tentu dengan menyertakan saksi dan bukti yang dapat dipertanggung-jawabkan.

“Kami tetap menerima pengaduan atas sengketa Pilkades,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Rote Ndao, Yames M. K. Therik, SH melalui Sekretaris, Ronald H. Taulo, S.STP, ketika dikonfirmasi Timor Express, di ruang kerjanya, Rabu (23/12).

Menurut, Ronald, Dinas PMD, telah memberi ruang selama dua hari kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat Pilkades. Dan keberatan tersebut sudah dirampungkan bersama substansi yang dipersengketakan.

Ronald mengaku, sebelumnya Dinas PMD telah merekap sebanyak 22 laporan sengketa Pilkades. Laporan tersebut diterima secara tertulis, dan dua laporan lainnya disampaikan kepada panitia Pilkades di tingkat desa.

“Ada tambahan dua laporan sengketa Pilkades, dan kami sudah kroscek semuanya,” kata Ronald.

BACA JUGA: Dinas PMD Rote Ndao Terima 22 Pengaduan Pilkades

Ronald menyebutkan, penambahan dua laporan tersebut karena pihak yang mensengketakan Pilkades, tidak menginformasikan ke Dinas PMD sebagai penanggung jawab penyelenggaraan Pilkades. Sehingga penambahan jumlah sengketa tersebut diketahui, setelah adanya penyampaian secara lisan oleh pihak yang mengajukan sengketa.

“Kami baru tahu, setelah ada penyampaian secara lisan. Setelah dikonfirmasi ke panitia di desa, ternyata benar ada sengketa yang diajukan,” ungkap Ronald.

Ronald menambahkan, dua sengketa tersebut diajukan dari Desa Daleholu, Kecamatan Rote Selatan, dan Mukekuku, Kecamatan Rote Timur. Dari tambahan sengketa Pilkades tersebut, sebanyak 24 sengketa yang akan dilakukan klarifikasi setelah dikaji substansi persoalan yang disengketakan.

Dengan masuknya sengketa dari Desa Mukekuku, sekaligus menempatkan Kecamatan Rote Timur berada di urutan kedua sengketa Pilkades dengan lima pengaduan setelah Kecamatan Rote Barat Laut dengan 6 pengaduan Pilkades.

“Paling banyak dari Kecamatan Rote Barat Laut ada 6 sengketa, kemudian Rote Timur,” beber Ronald.

Perinciannya, sebut Ronald, Kecamatan Rote Barat Laut, sengketa yang masuk dari yakni Desa Holulai, Netenain, Saindule, Oebole, Mundek, dan Oelua. Selanjutya, Mukekuku, Pengodua, Papela, Lakamola dan Matanae dari wilayah Kecamatan Rote Timur.

Untuk Pantai Baru, ada 4 desa, yakni, Fatelilo, Oeledo, Tesabela dan Oenggae. Desa Pilasue, Tebole dan Daleholu, dari Kecamatan Rote Selatan.

Sementara dua sengketa Pilkades, masing-masing diajukan dari dua wilayah Kecamatan Rote Barat Daya dan Lobalain. Yakni Desa Oelasin, Batutua, Loleoen, dan Oeleka. Dua kecamatan lainnya, yakni Landu Leko dan Rote Tengah, paling sedikit, dengan satu sengketa Pilkades, yang diajukan dari Desa Lifuleo dan Nggodimeda.

“Penyelesaian sengketa Pilkades dilakukan paling lama tujuh hari, sejak pengaduan disampaikan dan diterima oleh panitia pemilihan,” jelas Ronald dengan mengutip bunyi ayat (2) pasal 60 Perda Nomor 8 Tahun 2019, tentang Pilkades. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

Populer

To Top