Buka Seleksi Pemain Sepak Bola PON, Ini Pesan Bupati TTS | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Buka Seleksi Pemain Sepak Bola PON, Ini Pesan Bupati TTS


SAMBUTAN. Bupati TTS, Egusem Tahun (kanan) memberi sambutan saat membuka kegiatan seleksi pemain sepak bola PON di Lapangan Puspenmas SoE, Senin (28/12). Tampak Manajer Tim, Jimmi Sianto. (FOTO: MARTHEN BANA/TIMEX)

SPORT

Buka Seleksi Pemain Sepak Bola PON, Ini Pesan Bupati TTS


SOE, TIMEXKUPANG.com-Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Egusem Pieter Tahun mendapat kehormatan membuka kegiatan seleksi pemain sepak bola untuk tim NTT pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua bertempat di Lapangan Puspenmas SoE, Senin (28/12) pagi.

Sebanyak 103 pemain sepak bola U-23 utusan dari Asosiasi Kabupaten/Kota, dan klub di daratan Timor, Alor, Sumba, Rote Ndao, Sabu Raijua bergabung di SoE untuk bersaing merebut tiket menjadi pemain inti NTT menuju PON Papua pada Oktober 2021 mendatang.

Dalam sambutannya Bupati Egusem meminta para pemain untuk bersaing secara sportif, menampilkan peforma terbaik agar dapat terpilih mewakili NTT bertanding di PON XX/2021 di Papua. “Saya juga minta agar para pemain menjaga kesehatan, karena ini di masa Covid-19, supaya taati betul protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, dan jangan lupa cuci tangan dengan sabun,” pesan Bupati yang akrab disapa Epy Tahun itu.

Khusus para pemain yang berasal dari TTS, tunjukkan kemampuan terbaik agar bisa bersaing dengan pemain-pemain dari kabupaten lain yang datang mengikuti seleksi di SoE.

“Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, jangan mau kalah dengan teman-teman dari daerah lain yang datang seleksi di sini (SoE, Red). Sementara bagi pemain dari beberapa kabupaten yang datang seleksi di SoE, buktikan kemampuan kalian untuk mengharumkan nama daerahnya. Jaga sportifitas dan fair play,” ungkap Epy Tahun.

Epy Tahun yang didampingi Ketua Askab TTS, Otniel Tahun juga berjanji akan memberi penghargaan khusus bagi pemain-pemain TTS yang terpilih mewakili NTT di PON.

Head Coach Ricky Nelson memberi arahan kepada para pemain yang mengikuti seleksi di Lapangan Puspenmas SoE, Senin (28/12). (FOTO: MARTHEN BANA/TIMEX)

Sebelumnya, Manajer Tim Sepak Bola NTT di PON, Jimmi WB Sianto mengatakan, dipilihnya TTS sebagai lokasi seleksi pemain untuk daratan Timor, Alor, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Sumba karena pertimbangan letaknya yang di tengah juga kesiapan tuan rumah.

“Di TTS ini merupakan daerah terakhir untuk seleksi pemain, setelah digelar di Ende dan Larantuka, dan kami berterima kasih karena seleksi pemain terbanyak ada di tempat ini. Terima kasih untuk Pak Bupati dan Askab TTS yang sudah mempersiapkan lapangan ini sehingga kita bisa melakukan seleksi hari pertama ini dengan baik,” ungkap Jimmi yang menyebutkan, proses seleksi di SoE-TTS berlangsung hingga Rabu (30/12).

Jimmi juga menuturkan, seluruh pemain yang mengikuti seleksi di SoE ini diwajibkan mengikuti protokol kesehatan, dimana sebelum memasuki lapangan dilakukan pemeriksaan kesehatan, pengecekan suhu tubuh, dan mencuci tangan sebelum maupun sudah bermain di lapangan.

Untuk diketahui, tim manajemen menyiapkan waktu tiga hari untuk proses seleksi pemain di SoE ini. Sebanyak 103 pemain kelahiran 1997-2003 ini merupakan utusan Askab/Askot dan klub. Untuk utusan Askab/Askab, yakni yakni Kota Kupang, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Rote Ndao, Alor, Kupang, TTU, TTS, Belu, dan Malaka. Sementara utusan klub ada Kristal FC, Putra Oesao FC, dan Bintang Timur Atambua FC.

Untuk menyeleksi pemain ini, tim manajemen PON Sepak Bola NTT menghadirkan pelatih yang sukses mengantarkan anak-anak Flobamora lolos ke PON, yakni Pelatih Kepala (Head Coach) Ricky Nelson Ndoen, dibantu asisten pelatih, Purwanto, dan pelatih kiper, Muhammad Arif Priyadhi. Sebelumnya, pada seleksi pertama di Ende diikuti 30 pemain, dan di Kota Larantuka diikuti 39 pemain.

Ketua Askab PSSI TTS, Otniel Tahun kepada media ini kemarin (27/12) menyampaikan terima kasih karena Asprov PSSI NTT melalui Tim Manajemen PON Sepak Bola NTT menempatkan Kota SoE-TTS sebagai salah satu lokasi pelaksanaan seleksi. “Ini sebuah kehormatan bagi kami Askab PSSI TTS, dan juga sebagai motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi olah raga sepak bola di TTS,” ungkap mantan pemain yang pernah membela Perss SoE juara El Tari Memorial Cup (ETMC) edisi 2000 di Kota Kupang. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya SPORT

To Top