Kasus Covid-19 di Kupang Tembus Angka Seribu, Meninggal 30 Orang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kasus Covid-19 di Kupang Tembus Angka Seribu, Meninggal 30 Orang


Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Kasus Covid-19 di Kupang Tembus Angka Seribu, Meninggal 30 Orang


10 Rumah Sakit di Kota Kupang Rawat 58 Orang, 484 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang mengumumkan bahwa kasus penyebaran virus korona di Kota Kupang sudah menembus angka 1.000 lebih.

Juru Bicara gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, sampai tanggal 30 Desember, tercatat ada 1.039 kasus Covid-19 dan sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri sebanyak 672 orang dengan jumlah kasus kematian sebanyak 30 orang.

Ernest menjelaskan, kemarin (30/12) ada penambahan kasus sebanyak 46 orang, dimana semuanya merupakan penularan transmisi lokal.

Dalam dua hari, sejak tanggal 28 – 29 Desember, Kota Kupang mencatat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 100 lebih kasus.

Ernest menyebutkan, pada Selasa (28/12) Kota Kupang mencatat penambahan angka kasus Covid-19 sebanyak 53 orang, sementara pada Rabu (29/12) kembali bertambah lagi 45 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Ernest menjelaskan, dari jumlah pasien positif di Kota Kupang, sebanyak 484 pasien melakukan isolasi mandiri, sementara 58 pasien lainnya sementara dirawat di rumah sakit yang ada di Kota Kupang.

Rinciannya, RS Siloam merawat sebanyak 19 pasien, RS Leona (7 orang), RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang (13 orang), dan RSUD S. K. Lerik (4 orang). Selanjutnya RSP Undana (1 Orang), RS AL Samuel Moeda (9 Orang), RS Boromeus (4 Orang), RSB Titus Uly (10 Orang), RS Kartini (6 Orang), RS Jiwa Naimata (3 Orang), dan isolasi mandiri (484 orang).

“Sampai saat ini yang meninggal karena konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 30 orang. Sampai saat ini data pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 946 orang, sembuh 336, dan masih dirawat 580 orang,” jelasnya.

Ernest mengatakan, sejauh ini yang dilakukan Pemkot Kupang untuk mengatasi penyebaran virus korona ini adalah pembatasan jam operasional pusat-pusat perbelanjaan/bisnis, toko-toko pada 24 – 26 Desember yang lalu dan akan dilakukan pembatasan lagi terhadap objek yang sama pada 31 Desember sampai 2 Januari 2021 yang akan datang.

Selain itu PemKot juga tetap menerapkan work from home (WFH) lingkup Pemkot Kupang, yakni 25 persen bekerja di kantor dan 75 persen ASN bekerja dari rumah. “Pemkot Kupang juga mengeluarkan edaran terkait penerapan protokol kesehatan yang di dalamnya terdapat hukuman bagi mereka-mereka yang melanggar Prokes,” katanya.

Selain itu , kata Ernest, Pemkot melalui Satuan Tugas melakukan upaya pencegahan lewat sosialisasi gerakan 4M, menggunakan mobil-mobil penerangan di wilayah Kota Kupang. Melakukan koordinasi dengan semua pemangku kepentingan/PENTAHELIX dalam upaya Pencegahan maupun Penanganan Covid-19 di Kota Kupang.

“Kami imbau seluruh masyarakat Kota Kupang untuk Disiplin menerapkan dan mengikuti Protokol Pencegahan Penyebaran Penularan Covid-19 yakni gerakan 4M,” katanya.

Menjelang pergantian tahun 2020 supaya masyarakat tidak perlu merayakan secara berlebihan. Cukup di rumah saja bersama keluarga tercinta.

Bagi para lansia, anak-anak, maupun masyarakat yang Sakit flu, batuk, pilek untuk tidak perlu mengikuti kebaktian maupun misa akhir tahun di Gereja. “Cukup mengikuti dari rumah saja secara daring,” pungkasnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top