Kuasa Hukum Margorius Bana: Penyidik Sudah Panggil Bupati Raymundus tapi Tak Datang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kuasa Hukum Margorius Bana: Penyidik Sudah Panggil Bupati Raymundus tapi Tak Datang


Kuasa Hukum Margorius Bana, Charly Usfunan saat mendatangi Mapolres TTU, Senin (28/12). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Kuasa Hukum Margorius Bana: Penyidik Sudah Panggil Bupati Raymundus tapi Tak Datang


Terkait Proses Hukum Kasus Penganiayaan yang Melibatkan Bupati TTU

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kuasa hukum Margorius Bana, Charly Usfunan terus mendukung pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes kepada kliennya di Desa Oeolo, Kecamatan Musi, belum lama ini.

Dukungan moril dari Kuasa Hukum pelapor tersebut dibuktikan dengan mendatangi Mapolres TTU dan menemui penyidik membahas terkait perkembangan penyelidikan terhadap kasus tersebut, Senin (28/12). Kuasa hukum juga menanyakan adakah kendala yang dialami penyidik guna diatasi secara bersama-sama.

Charly Usfunan kepada sejumlah awak media, Senin (28/12) menjelaskan, dirinya mendatangi Polres TTU untuk memastikan perkembangan penanganan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes kepada kliennya belum lama ini.

Pasalnya, sejak kasus tersebut dilaporkan, kliennya belum mendapatkan pemberitahuan dari penyidik mengenai perkembangan penanganan kasus itu.

“Saya ingin mengetahui perkembangan sudah sampai mana hasil laporan dari klien saya,” kata Charly Usfunan.

Charly menambahkan, sesuai hasil pertemuan dengan pihak penyidik mereka telah melayangkan surat panggilan klarifikasi terhadap terlapor untuk menghadap penyidik pada 24 Desember 2020 lalu, namun tidak diindahkan.

Untuk itu, lanjut Charly, penyidik akan kembali melayangkan surat panggilan klarifikasi kepada terlapor pada 4 Januari 2021 mendatang untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

BACA JUGA: Margorius Bana Polisikan Bupati Ray, Charli-Wempi Adukan Selus Doki

“Sudah ada panggilan undangan klarifikasi tetapi dari pihak terlapor belum juga muncul dan tidak ada alasan kenapa tidak datang yang disampaikan kepada penyidik juga,” ujarnya.

Selain keterangan terlapor, kata Charly, penyidik juga terkendala dalam menindaklanjuti proses hukum kasus tersebut karena belum mengantongi hasil visum at repertum dari RSUD Kefamenanu.

Untuk itu, pihaknya akan menyurati pihak RSUD Kefamenanu mempertanyakan alasan belum diterbitkannya hasil visum at repertum. Apalagi, kasus ini menyeret Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes.

“Sampai saat ini belum ada hasil visum dari RSUD Kefamenanu. Padahal hasil itu sangat penting untuk penyelidikan. Apalagi ini melibatkan pejabat yang masih aktif. Jangan sampai masyarakat menilai hukum tumpul ke atas tajam ke bawah. Seharusnya kasus ini membuktikan bahwa semua masyarakat ada persamaan di muka hukum,” pungkasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Sujud Alif Yulamlam ketika dikonfirmasi Timor Express mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa dua orang saksi yang mengetahui persis kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang diduga dilakukan Raymundus Sau Fernandes dengan Korban Margorius Bana.

Dikatakan, pihaknya telah melayangkan panggilan klarifikasi kepada terlapor untuk menemui penyidik guna memberikan keterangan namun belum dipenuhi sehingga penyidik akan kembali melayangkan panggilan kedua.

“Sudah dua orang saksi yang diperiksa penyidik. Kasus ini akan kita proses sampai tuntas tanpa melihat status sosial dari pelapor maupun terlapor,” tegas Sujud. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top