Pemkot Kupang Rumahkan Dua Ribu PTT, kecuali OPD Krusial | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkot Kupang Rumahkan Dua Ribu PTT, kecuali OPD Krusial


Sekretaris BKKPD Kota Kupang, Henni Lukas. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkot Kupang Rumahkan Dua Ribu PTT, kecuali OPD Krusial


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 2.180 Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup telah berakhir masa kontraknya pada 31 Desember 2020 lalu. Untuk dapat bekerja kembali, ribuan PTT ini harus mengantongi Surat Keputusan (SK) Perekrutan dari Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore. Sambil menunggu proses SK itu, para PTT ini untuk sementara dirumahkan alias tak masuk kerja mulai Senin (4/1) besok paska libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKKPD) Kota Kupang, Henni Lukas, kepada media ini Minggu (3/1) mengatakan, tidak semua PTT dirumahkan Pemkot. Masih ada sejumlah PTT yang tetap masuk dan bekerja sebagaimana biasa, karena mereka bertugas pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang krusial. Seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK), Dinas Pemadam kebakaran (Damkar), RSUD S. K. Lerik, dan Puskesmas di Kota Kupang.

“Sesuai keputusan Wali Kota Kupang, PTT yang ada pada beberapa OPD tersebut agar tetap bekerja karena berhubungan dengan hal-hal urgen, seperti mengurus masalah sampah di Kota Kupang, pemadam kebakaran, bencana dan juga pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesas,” jelas Heni.

Heni menyebutkan, surat pemberitahuan untuk semua PTT di lingkup Pemkot Kupang agar tidak berkantor pada 4 Januari 2021 sampai adanya SK pengangkatan kembali tahun 2021 telah dikirimkan ke semua OPD. Nanti setiap OPD yang menyampaikan ke semua staf berstatus PTT.

“Bapak Wali Kota akan segera memberikan rekomendasi untuk perpanjangan kembali SK kerja, tetapi semuanya itu merupakan hasil penilaian kinerja dari pimpinan perangkat daerah dimana PTT tersebut bekerja,” katanya.

Heni mengaku, hasil penilaian kinerja PTT yang diberikan masing-masing pimpinan perangkat daerah sudah diserahkan ke Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore dan nantinya akan diterbitkan SK dalam waktu dekat, sesuai surat rekomendasi yang dikeluarkan.

“Paling lama minggu ini, kita akan proses semuanya secara cepat. Memang hal ini berlaku setiap tahun, karena SK PTT Pemkot Kupang itu berlaku satu tahun, terhitung 1 Januari sampai 31 Desember, sehingga harus ada SK pemberhentian dan pengangkatan kembali,” ujarnya.

Heni Lukas menambahkan, ada beberapa PTT yang mengundurkan diri karena telah lulus seleksi CPNS kemarin, beberapa sudah pindah, ada yang sudah bekerja di BUMN, dan lainnya, sehingga membutuhkan adanya pengecekan kembali agar SK pengangkatan kembali sesuai fakta yang ada.

“Selain itu, hal ini juga sebagai evaluasi untuk PTT agar tetap produktif dan meningkatkan kinerjanya dalam membantu Pemerintah Kota Kupang sesuai tugas dan fungsinya pada OPD dimana dia ditempatkan,” tuturnya.

SK pengangkatan kembali tenaga PTT, kata Heni, juga untuk melihat kembali tempat yang pas dan sesuai dengan bidang ilmu masing-masing PTT.

“Semuanya bertujuan untuk peningkatan kapasitas tenaga PTT itu sendiri, dan juga disesuaikan dengan permintaan masing-masing OPD terkait,” pungkasnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top