Kajari TTU Meninggal karena Covid-19, Seluruh Pegawai Jalani Rapid Test Antigen | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kajari TTU Meninggal karena Covid-19, Seluruh Pegawai Jalani Rapid Test Antigen


STERILISASI. Petugas Satgas pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten TTU melakukan penyemprotan disinfektan di ruang kerja Kajari TTU, almarhum Bambang Sunardi, Senin (4/1). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kajari TTU Meninggal karena Covid-19, Seluruh Pegawai Jalani Rapid Test Antigen


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Teka-teka meninggalnya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Timor Tengah Utara (TTU), Bambang Sunardi akhirnya terkuak. Orang nomor satu di korps Adhyaksa TTU itu berpulang karena terpapar virus korona (Covid-19). Sebelum meninggal, Bambang dirawat di salah satu rumah sakit di Kediri, Jawa Timur.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 TTU, Kristoforus Ukat, kepada sejumlah awak media, di Kefamenanu, Senin (4/1) mengatakan, pihaknya telah memperoleh informasi resmi bahwa Kajari TTU, Bambang Sunardi, meninggal dunia akibat Covid-19.

Hanya menurut Kristo Ukat, pihaknya belum mendapatkan kejelasan apakah almarhum Bambang terpapar Covid-19 saat masih berada TTU ataukah setelah berada di Kediri, Jawa Timur.

Kristoforus menjelaskan, sesuai catatan perjalanan almarhum Bambang, sejak pertengahan Desember 2020, almarhum sudah berada di Kediri, Jawa Timur, dan kembali ke TTU pada 22 Desember 2020.

BACA JUGA: Kajari TTU, Bambang Sunardi Tutup Usia, Penyebab Kematian Belum Diketahui

Setelah itu, lanjut Kristoforus, almarhum Bambang kembali berlibur Natal dan Tahun Baru di Kediri pada 23 Desember 2020 siang hingga dikabarkan meninggal dunia pada 31 Desember 2020 dini hari tepat pukul 02.00 WIB.

Dengan informasi tersebut, kata Kristoforus, pihak Gugus Tugas Covid-19 TTU mengambil langkah antisipasi menekan penyebaran virus dengan melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Kejari TTU, Rujab Kajari TTU, serta mobil dinas Kajari TTU.

Selain itu, sambung Kristoforus, seluruh pegawai Kejari TTU juga menjalani rapid test antigen di RS Leona Kefamenanu. Biaya rapid tersebut ditanggung pribadi karena pemerintah hanya menyediakan rapid anti body. Rapid antigen tersebut hasilnya lebih cepat keluar dan keakuratannya 80 persen menyamai swab test.

“Berdasarkan hasil rapid test antigen tersebut, satu pegawai Kejari TTU dinyatakan reaktif. Yang bersangkutan masuk dalam daftar suspek dan langsung dikarantina di Rusunawa BTN, Kilometer 9 Kefamenanu,” jelasnya.

Diberitakan sebelum, Kajari TTU, Bambang Sunardi, SH, MH, meninggal dunia saat dirawat di RS Gambiran Kota Kediri, Jawa Timur pada Rabu (31/12) dini hari sekira pukul 02.00 WIB. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top