Dinkes Kota Usul 1.114 Nakes Jalani Vaksin Covid-19 Tahap Pertama | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dinkes Kota Usul 1.114 Nakes Jalani Vaksin Covid-19 Tahap Pertama


Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dinkes Kota Usul 1.114 Nakes Jalani Vaksin Covid-19 Tahap Pertama


Juga Siapkan Faskes Pelayanan Vaksin Covid-19

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang menunggu koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk vaksin anti Covid-19 yang sesuai informasi akan tiba di Kota Kupang dalam satu atau dua hari ke depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (4/1) menjelaskan, pihaknya sudah menetapkan sejumlah fasilitas kesehatan (Faskes) yang akan melayani vaksinasi Covid-19.

Selain menyiapkan Faskes, drg. Retno juga menyebutkan bahwa pihaknya telah mengusulkan sebanyak 1.114 tenaga kesehatan di Kota Kupang sebagai sasaran pemberian vaksin anti korona tahap pertama.

“Kita (Dinkes, Red) masing-masing mempunyai password untuk mengisi jumlah tenaga kesehatan yang akan divaksinasi. Kalau untuk Kota Kupang dengan Puskesmas, Dinas Kesehatan Kota Kupang dan RSUD S. K. Lerik sendiri, sesuai data yang sudah masuk sebanyak 1.114 tenaga kesehatan (Nakes). Untuk rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain, mereka mengisi sendiri dengan pasword-nya masing-masing,” ungkap drg. Retno.

Ia menjelaskan, untuk fasilitas kesehatan yang dimasukan Dinkes Kota Kupang menggunakan pasword dinas. Itu hanya untuk 11 Puskesmas, RSUD S. K. Lerik, Brigade Kupang Sehat, dan Dinkes sendiri.

“Jadi ada 24 fasilitas kesehatan yang ada di Kota Kupang, tetapi semuanya memiliki pasword-nya masing-masing dan mengisi sendiri, dan mereka tidak melapor ke Dinas Kesehatan Kota Kupang karena semuanya menggunakan sistem online,” terangnya.

Retno menuturkan, setiap Faskes sudah meng-input tenaga kesehatan yang akan divaksin, karena batas peng-input-an sampai 3 Januari kemarin.

BACA JUGA: Persiapkan Program Vaksin Covid-19, Pemkot Kupang Tunggu Petunjuk Pusat

BACA JUGA: Menkes Targetkan Distribusi Vaksin ke 34 Provinsi Dimulai Januari 2021

“Dinas Kesehatan juga telah berkoordinasi dan saling mengingatkan. Termasuk melakukan pertemuan dengan fasilitas kesehatan menggunakan zoom meeting, untuk membahas bagaimana pendataan tenaga kesehatan, bagaimana persiapan vaksin dan bagaimana penyimpanan vaksin. Semuanya sudah melalui rapat,” ujarnya.

Prinsipnya, kata drg. Retno, pemberian vaksin bagi penerima tidak serta merta dilakukan begitu saja, melainkan memastikan si penerima vaksin dalam keadaan sehat barulah divaksin. “Sama seperti imunisasi. Teknik penyuntikannya juga sama seperti imunisasi,” urainya.

Retno menambahkan, penyuntikkan vaksin ini akan dilakukan sebanyak dua kali, dimana jarak antara penyuntikkan vaksin pertama dan kedua adalah 14 hari.

Menyinggung terkait vaksin untuk masyarakat umum, menurut drg. Retno, sesuai petunjuk pemerintah pusat, dilakukan pada tahap berikut, dan pendataannya bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Jadi nanti menggunakan sistem onine. Mendaftar secara online dan melalui BPJS, daftar menggunakan nomor peserta BPJS. Jika tidak memiliki BPJS Kesehatan, maka bisa menggunakan nomor induk kependudukan atau NIK, karena sistemnya ini online, dan nanti masyarakat akan mendapatkan nomor vaksin, dan tidak melayani secara massal,” jelas drg. Retno.

Untuk pemberian vaksin, demikian drg. Retno, per harinya hanya bisa melayani sekitar 15 sampai 30 orang saja. Ini dilakukan karena semuanya tersistem. Sesuai insntruksi pusat, yang menerima vaksin adalah mereka yang sudah terdaftar dan datanya sudah ter-input.

“Nanti masyarakat akan mendapatkan pemberitahuan secara online bahwa vaksin mereka sudah tersedia,” pungkasnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top