YPKM dan KASOGI Bedah Rumah Frederika Lasa, Jadi Kado Natal dan Tahun Baru | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

YPKM dan KASOGI Bedah Rumah Frederika Lasa, Jadi Kado Natal dan Tahun Baru


SERAHKAN KUNCI. Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay (kanan) menyerahkan kunci rumah kepada ibu Frederika Lasa, Senin (4/5). Bantuan ini merupakan program bedah rumah dari YPKM dan KASOGI. (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

YPKM dan KASOGI Bedah Rumah Frederika Lasa, Jadi Kado Natal dan Tahun Baru


Serahkan Kunci Rumah, Wabup Army Konay Apresiasi Peran YPKM dan KASOGI

SOE, TIMEXKUPANG.com-Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas SoE Berbagi (KASOGI) TTS terus melakukan kegiatan mulia dengan membedah rumah warga tidak layak huni di wilayah itu.

Salah satu rumah yang masuk dalam daftar dibedah adalah milik Frederika Lasa, warga Desa Oebaki, Kecamatan Noebeba, TTS.

Rumah yang dibangun beberapa waktu lalu itu telah selesai dikerjakan dan sudah bisa ditempati Frederika. Frederika sendiri diketahui tinggal seorang diri. Kesehariannya hanya berusaha seadanya untuk bertahan hidup.

Momen haru sekaligus sebagai kado Natal dan Tahun Baru dari YPKM dan KASOGI, diawali dengan acara penyerahan kunci secara langsung oleh Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay.

Penyerahan kado Natal dan Tahun Baru itu disaksikan seluruh pengurus YPKM dan KASOGI bersama masyarakat sekitar. Acara yang berlangsung sederhana itu diawali ibadah bersama, Senin (4/1).

Ketua YPKM, Sandy Mathias Rupidara mengatakan bahwa keterpanggilan YPKM bersama KASOGI TTS untuk membangun rumah Frederika ini karena bangunan sebelumnya sudah tidak layak huni. “Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat,” ungkap Sandy.

Sandy mengisahkan, bantuan rumah baru kepada Frederika Lasa ini bermula saat ada kegiatan pembagian Sembako dari YPKM dan KASOGI di Desa Oebaki, pada awal masa pendemi Covid-19.

“Saat itu kami temukan rumah Mama Frederika Lasa yang sebenarnya sudah tidak layak huni. Sehingga kita pun mengambil sikap untuk membangun rumah baru, dan puji Tuhan hari ini (6/1) rumah sudah selesai dikerjakan,” jelasnya.

Menurut Sandy, aksi sosial serupa bukan kali ini saja tetapi kedua organisasi tersebut sudah melalang buana di seluruh wilayah TTS dengan misi membantu sesama.

“Banyak kontribusi dari YPKM dan KASOGI yang dilakukan sesuai kebutuhan warga. Bantuan yang sudah pernah disalurkan seperti bantuan rumah layak huni, sumur bor, sembako, dan lain-lain,” beber Sandy Rupidara.

Pada kesempatan itu dirinya mengaku YPKM dan KASOGI masih memiliki kekurangan dan keterbatasan sehingga bantuan yang diberikan pun disesuaikan dengan kemampuan yang ada.

Ia berharap dengan bantuan rumah tersebut dapat memberikan rasa keadilan dan bisa terus melayani masyarakat yang kurang mampu. “Jangan dilihat dari seberapa bantuan yang diberikan atau yang diterima tetapi mari kita bersama-sama bersyukur atas apa yang Tuhan titipkan untuk kita,” sebutnya.

Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada YPKM dan KASOGI yang sudah membantu pemerintah dalam mendukung pembangunan di TTS.

Army berpesan kepada YPKM dan KASOGI agar terus berbuat baik kepada seluruh masyarakat, terutama kepada mereka yang sangat membutuhkan.

“Saya selalu berpesan jangan pernah menahan kebaikan bagi orang-orang yang berhak menerimanya. Hari ini YPKM dan KASOGI sudah mewujudnyatakan hal itu, bahkan bantuan sosial dari teman-teman ini bukan di tempat ini saja, tetapi juga sudah berada di berbagai Desa di Kabupaten TTS, selain bantuan rumah juga ada bantuan berupa sumur bor dan juga bantuan sembako dan lain sebaginya. Ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ini menjadi cambuk dan sebuah pukulan keras bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTS, bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan sentuhan pemerintah. Niat yang sama dimiliki pemerintah namun niat baik pemerintah belum tersampaikan karena kekurangan anggaran.

“Dengan adanya pandemi Covid-19 maka postur keuangan semakin banyak terpotong. Karena itu pembangunan terhambat, untuk itu mohon maklum terkait dengan kondisi ini,” katanya.

Meski demikian diakui, masyarakat akan terbantu melalui orang-orang pilihan yang tidak terlihat di luar tangan pemerintah sebagai penolong yang akan datang menolong masyarakat kurang mampu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten TTS, kami menyerahkan bantuan rumah dari YPKM dan KASOGI kepada Ibu Frederika Lasa, secara sah,” kata Army.

Tetesan air mata bahagia pun bercucuran dari mata Frederika Lasa. Ia tak bisa berbuat banyak dan hanya menyampaikan ucapan terima kasih yang dilontarkan ketika menerima kunci rumah itu. (mg29)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top