Belu Berduka, Satu Pasien Covid-19 Meninggal, Ini Lokasi Pemakamannya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Belu Berduka, Satu Pasien Covid-19 Meninggal, Ini Lokasi Pemakamannya


ILUSTRASI. Positif Covid-19. (JawaPos.com)

KABAR FLOBAMORATA

Belu Berduka, Satu Pasien Covid-19 Meninggal, Ini Lokasi Pemakamannya


ATAMBUA, TIMEXKKUPANG.com-Masyarakat Kabupaten Belu diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan pertambahan kasus positif Covid-19 di wilayah itu. Bahkan kabar terkini, salah seorang pasien terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia. Pasien tersebut meninggal saat dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Gabriel Manek Atambua. Kondisi pasien memburuk hingga akhirnya meninggal dunia, Jumat (8/1).

Direktris RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua, dr. Batsheba Elen Corputty, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/1) malam membenarkan kasus meninggalnya pasien Covid-19.

“Iya benar satu penderita Covid-19 yang dirawat meninggal dunia. Pasien ini kondisinya terus memburuk sehingga meninggal dunia saat dirawat di ruang isolasi RSUD Atambua,” ungkap dr. Batsheba.

Dokter Batsheba menjelaskan, karena meninggal dalam kondisi terpapar korona, jasad pasien itu dimakamkan dengan prosedur pemakaman pasien Covid-19.

“Pemakaman jenazah korban sesuai protokol kesehatan Covid-19 sehingga kami sudah berkoordinasi, dan petugas sedang siap untuk pemakaman. Lokasi pemakaman sesuai petunjuk pemerintah terpusat di tempat pemakaman umum Masmae, Kecamatan Tasifeto Barat,” katanya.

Sementara Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Kritoforus M. Loe Mau mengatakan, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sudah berkoordinasi proses pemakaman meninggalnya pasien Covid-19. Proses pemakaman ditanggung pemerintah melalui tim gugus tugas yang sudah terbentuk.

“Kita sudah rapat koordinasi sebelumnya. Sudah ada pembagian tugas dari rumah sakit sampai pemakaman. Ada petugas yang siapkan tempat pemakaman,” jelasnya.

Menurut Kristoforus, kondisi ruang isolasi Covid-19 di RSUD Gabriel Manek Atambua daya tampungnya tidak bisa lagi. Sebab dari kesiapan 10 tempat tidur sudah over kapasitas. Sehingga ada warga yang terpaksa melakukan isolasi mandiri.

Dikatakan, pemerintah sedang menyiapkan sejumlah gedung yang layak untuk dijadikan tempat isolasi dan perawatan pasien Covid-19. “Karena jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Belu terus bertambah, sehingga saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan jauhi kerumunan,” pesan Kristoforus. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top