Matim Salah Satu Pelaksana Program Sekolah Penggerak, Ini Penjelasan Kadis PPO | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Matim Salah Satu Pelaksana Program Sekolah Penggerak, Ini Penjelasan Kadis PPO


Kadis PPO Matim, Basilius Teto. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PENDIDIKAN

Matim Salah Satu Pelaksana Program Sekolah Penggerak, Ini Penjelasan Kadis PPO


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur (Matim), mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat sebagai penerima program sekolah penggerak tahun 2021. Diharapkan program ini semakin mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Matim.

“Ada 110 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai pelaksana program sekolah penggerak. Salah satunya Kabupaten Matim. Termasuk ada empat daerah lain di Provinsi NTT,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Matim, Basilius Teto, kepada TIMEXKUPANG.com di ruang kerjanya, Kamis (7/1).

Empat daerah lain tersebut, kata Basilius, yakni Kabupaten Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumba Timur, dan Kota Kupang. Namun Matim, berada pada posisi pertama sebagai kabupaten sekolah penggerak. Karena pihaknya menjadi pertama yang melakukan sosialisasi Asesmen Kompetensi Minimal (AKM).

Menurut Basilius, program sekolah penggerak bertujuan menciptakan sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik. Dengan mewujudkan profil pelajar Pancasila yang fokus kepada kompetensi kognitif, serta non-kognitif yang diawali dengan peningkatan pada kapasitas guru, kepala sekolah, dan pengawas.

“Berdasarkan Renstra Kementerian Pendidikan 2020-2024, salah satu agenda pembangunan pendidikan adalah peningkatan dan pemerataan mutu layanan pendidikan, melalui program sekolah penggerak,” jelasnya.

Program sekolah penggerak, kata Basilius, terdiri dari lima intervensi yang saling terkait dan tidak bisa dipisahkan. Di antaranya pendampingan konsultatif dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan berbasis data dan digitalisasi sekolah.

Selain membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan, program sekolah penggerak juga akan mampu mempercepat mutu pendidikan di daerah. Sehingga program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM satuan pendidikan, hingga mampu menjadi daerah rujukan praktek dalam pengembangan sekolah penggerak.

“Manfaat program sekolah penggerak bagi Pemda, meningkatkan kompetensi SDM sekolah, mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah, dan peluang mendapatkan penghargaan sebagai daerah penggerak. Juga yang paling penting disini, bagaimana meningkatan mutu guru, sehingga muridnya pintar,” jelas Basilius.

Dalam evaluasi program sekolah penggerak itu, tambah Basilius, pertama melihat kemampuan guru. Setelah itu muridnya. Sehingga di sini guru harus mempunyai kemampuan lebih. “Ke depan tentu semua sekolah menggunakan digital. Strateginya dengan melakukan bimtek terkait program yang ada,” pungkasnya. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top