Ajudan Wabup Positif Korona, Kasud Covid-19 di Matim Jadi 4 Orang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ajudan Wabup Positif Korona, Kasud Covid-19 di Matim Jadi 4 Orang


Jubir Covid-19 Matim, Boni Sai. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Ajudan Wabup Positif Korona, Kasud Covid-19 di Matim Jadi 4 Orang


BORONG, TIMEXKUPANG.com-AM, ajudan Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur (Matim), Stef Jaghur, dinyatakan terpapar positif korona atau Covid-19. Saat ini, yang bersangkutan sedang menjalani isolasi di bekas kantor Dinas Perikanan Matim.

“Iya benar AM postif korona, sesuai hasil pemeriksaan PCR dari RSUD Prof. Dr. W. J. Yohanes Kupang yang kami terima tanggal 8 Januari 2021,” ujar Jubir Satgas covid-19 Matim sekaligus Kepala Dinas Kominfo, Boni Sai, kepada TIMEXKUPANG.com melalui HP, Sabtu (9/1) siang.

Menurut Boni, sebelum menerima hasil PCR dari Kupang, AM sudah melakukan karantina di shelter Covid-19 yang baru, yakni bekas kantor Dinas Perikanan Matim, di Lehong, Desa Gurung Liwut, Kota Borong. Itu setelah sebelumnya, AM diketahui reaktif dari hasil rapid test antigen pada 23 Desember 2020 lalu.

“Sejak ada hasil raeaktif pemeriksaan rapid antigen, AM langsung dikarantina. Sekarang shelter bukan lagi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong, tapi di pindah ke bekas kantor Dinas Perikanan,” kata Boni.

Pihak Satgas Covid-19 Matim, lanjut Boni, telah melakukan pemeriksaan dengan rapid tes bagi semua orang dekat yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19. Termasuk keluarga dan Wabup Jaghur. Hasilnya pun nonreaktif. Kondisi AM juga dalam keadaan stabil dan masuk kategoti orang tanpa gejala.

“Sampai saat ini total kasus Covid-19 di Kabupaten Matim, sudah mencapai empat orang. Dimana tiga orangnya masih diisolasi dan dalam perawatan di shelter. Satu orangnya sudah sembuh,” bebernya.

Pemkab Matim melalui Satgas Covid-19, demikian Boni, terus bergerak dan melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya lakukan sosialisasi kepada masyarakat, penelusuran kontak kasus, pemeriksaan rapid test, rapid antigen, dan pengambilan sampel Swab untuk pemeriksaan PCR.

Tidak terlepas juga, peran serta aktif seluruh warga masyarakat sangat diharapkan. Tentu dengan selalu berupaya meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab diri dalam mematuhi setiap protokol kesehatan. Seperti wajib pake masker, sering cuci tangan pake sabun dan menggunakan handsanitizer, serta menjaga jarak atau menghindari Kerumunan.

“Pemerintah tetap mengharapkan agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kabupaten Matim yang bebas dari korona adalah tanggung jawab kita bersama. Kita juga doakan semoga pasien yang positif korona dan masih dalam perawatan, secepatnya sembuh dan beraktivitas kembali,” harap Boni. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top