Kopdit Swasti Sari Resmikan Gedung Terbesar Keduanya di Kefamenanu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kopdit Swasti Sari Resmikan Gedung Terbesar Keduanya di Kefamenanu


GUNTING PITA. GM Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan (kedua kiri), Tokoh Koperasi Nasional, Romanus Woga, Ketua DPRD TTU, Hendrikus Frederikus Bana, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda TTU, Ferdy Lio, Perwakilan dari Kodim 1618/TTU bersama melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian kantor Kopdit Swasti Sari cabang Kefamenanu, Sabtu (9/1). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

BISNIS

Kopdit Swasti Sari Resmikan Gedung Terbesar Keduanya di Kefamenanu


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Manejemen Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari meresmikan gedung Kantor Cabang Kefamenanu yang terletak di jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Sabtu (9/1).

Hadir dalam peresmian tersebut, tokoh koperasi nasional, Romanus Woga, Ketua DPRD TTU, Hendrikus Frederikus Bana, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda TTU, Ferdy Lio, pejabat dari Kodim 1618/TTU dan seluruh anggota Kopdit Swasti Sari cabang Kefamenanu.

General Manager (GM) Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan, kepada Timor Express, Sabtu (9/1) mengatakan, gedung kantor Kopdit Swasti Sari cabang Kefamenanu yang diresmikan itu merupakan bangunan konstruksi 4 lantai, dan baru rampung dikerjakan akhir Desember 2020 lalu.

Dikatakan bangunan tersebut adalah milik semua anggota Kopdit Swasti Sari dan merupakan gedung termegah pertama di TTU yang dibangun secara swakelola oleh pengurus dan manajemen dalam rencana kerja tahun buku 2020.

Yohanes mengatakan bahwa gendung tersebut dibangun dengan biaya lebih kurang Rp 9 miliar lebih, belum termasuk interior dan perabotnya.

Gedung pelayanan yang nyaman itu baginya adalah wujud terima kasih lembaga kepada semua anggota yang telah mendukung dan proaktif memajukan lembaga tercinta khususnya di Kabupaten TTU.

Ke depan, lanjut Yohanes, pihaknya berkomitmen tidak hanya menata SDM dan meningkatkan kesejahteraan anggota tetapi juga menata infrastruktur kantor pelayanan di semua cabang di Indonesia.

“Ini gedung terbesar kedua setelah Kantor Cabang Kupang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Baru Kupang. Kita akan terus menata dan membenahi fasilitas pelayanan bagi anggota dengan membangun gedung yang representatif di semua cabang di Indonesia,” kata Yohanes.

Pria yang baru saja dilantik kembali menjadi GM Kopdit Swasti Sari periode 2021-2023 menjelaskan bahwa secara nasional, Kopdit Swasti Sari telah memiliki 25 kantor cabang, 1 kantor pusat dengan 2 cabang pembantu serta 68 kantor kas di seluruh Indonesia.

“Di luar NTT, ada 2 cabang yakni, Jimbaran dan Denpasar di Provinsi Bali. Sebenarnya di NTB dan Jawa Timur kita ekspansi tapi masih kondisi Covid-19 jadi pending lagi,” ujarnya.

Yohanes menyebutkan, total aset dari Kopdit Swasti Sari saat ini mencapai Rp 1 triliun lebih, dengan jumlah anggota 116.000 orang lebih. Saat ini manajemen Kopdit Swasti Sari juga mempekerjakan lebih dari 400 orang karyawan.

“Aset kita tembus Rp 1 triliun dan anggota kita juga seratus ribu lebih dalam tahun buku 2020. Jumlah ini dipastikan meningkat seiring dengan penambahan kantor cabang baru di Kalabahi dan Maumere yang barusan diresmikan. Kita juga terus tingkatkan kualitas pelayanan anggota di setiap unit pelayanan,” jelasnya.

Dengan komitmen itu, Yohanes yakin, target manajemen untuk menaikan aset dan anggota Kopdit Swasti Sari hingga 500 ribu orang selama 3 tahun ke depan dapat tercapai.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda TTU, Ferdy Lio dalam sambutannya mengucapkan selamat berbahagia kepada seluruh anggota dan keluarga besar Kopdit Swasti Sari yang telah memperluas jangkauan pelayanannya hingga ke TTU.

Dikatakan, kehadiran gedung kantor cabang ini tentunya merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri dengan memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan bagi anggota dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

“Semoga pembukaan kantor baru ini semakin mendekatkan pelayanan Kopdit Swasti Sari kepada masyarakat Kabupaten TTU,” ungkap Ferdy.

Ferdy menambahkan, salah satu persoalan serius yang dihadapi bangsa Indonesia adalah kemiskinan. Masih terdapat banyak penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Berbagai upaya pengentasan kemiskinan telah dilakukan oleh pemerintah baik dengan pemberian stimulan dan bantuan usaha lainnya.

Dijelaskan, tugas pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan hanyalah sebatas membuka ruang, memberi kesempatan serta memfasilitasi penduduk miskin untuk menolong dirinya sendiri.

“Satu hal penting yang perlu disadari dalam upaya pengentasan kemiskinan adalah keterlibatan penduduk miskin itu sendiri. Sebab hanya orang miskin yang dapat menolong dirinya sendiri keluar dari cengkeraman belenggu kemiskinan,” ujarnya.

Menurut Ferdy, pemerintah daerah memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada manejemen Kopdit Swasti Sari yang telah membantu menggeliatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan di TTU.

Ferdy berharap, kehadiran Kopdit Swasti Sari di TTU menjadi momen penting bagi pemberdayaan masyarakat, terutama mengajak masyarakat untuk menatap dan menyiapkan masa depan melalui kebiasaan menabung.

Kopdit Swasti Sari, lanjutnya, telah menjadi lembaga pemberdayaan masyarakat dengan mendobrak pola pikir dan mental masyarakat yang konsumtif dan mengajar masyarakat untuk berpikir dan bertindak produktif dengan mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki masyarakat.

“Kehadiran Kopdit Swasti Sari seharusnya menjadi berkah bagi masyarakat Kabupaten TTU. Saya sangat mengharapkan semakin banyak masyarakat TTU yang menjadi anggota Kopdit Swasti Sari,” harapnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top