Keluarga BWA Minta Penyidik Polres TTU Lakukan Rekonstruksi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Keluarga BWA Minta Penyidik Polres TTU Lakukan Rekonstruksi


Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Sujud Alif Yulamlam. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Keluarga BWA Minta Penyidik Polres TTU Lakukan Rekonstruksi


Ungkap Fakta Kasus Penganiyaan dan Pelecehan Seksual terhadap BWA

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Keluarga BWA, korban penganiyaan dan pelecehan seksual yang dilakukan Le Ray di beberapa tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Kefamenanu meminta pihak penyidik Polres TTU melakukan rekonstruksi.

Pihak keluarga memandang hal tersebut perlu dilakukan guna mengungkap fakta-fakta kasus penganiyaan dan pelecehan seksual terhadap BWA yang terjadi di TKP Pasar Baru, Rumah Jabatan Bupati TTU, dan kebun pepaya milik Raymundus Sau Fernandes.

“Kita mendorong Polisi untuk rekonstruksi sehingga semua fakta bisa terungkap secara runut,” ungkap ayah kandung korban, HAM, kepada Timor Express, di Kefamenanu, Senin (12/1).

HAM mengatakan, hanya melalui rekonstruksi pihak kepolisian dan pihak keluarga dapat mengetahui secara pasti fakta-fakta terjadinya penganiyaan dan pelecehan seksual terhadap BWA.

BACA JUGA: Polres TTU Resmi Tetapkan Le Ray sebagai Tersangka

“Di TKP pertama itu ada yang melihat aksi penganiyaan namun dibiarkan. Pada TKP kedua, korban disekap di salah satu kamar di rumah jabatan Bupati, sedangkan di TKP terakhir, korban disetubuhi di kebun pepaya milik Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes,” ungkapnya.

Menyikapi hal ini, Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Sujud Alif Yulamlam ketika dikonfirmasi Timor Express, Senin (12/1) mengatakan, pihaknya siap memenuhi permintaan keluarga BWA.

Pihaknya juga meminta pihak korban bersama keluarga untuk kooperatif mendukung pihak Kepolisian dalam mengusut tuntas kasus penganiyaan dan pelecehan seksual dengan korban BWA.

“Kita siap penuhi permintaan keluarga untuk rekonstruksi asalkan keluarga juga kooperatif mendukung pihak Kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top