2.097 Nakes Manggarai Siap Divaksin Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

2.097 Nakes Manggarai Siap Divaksin Covid-19


Plt. Kadis Kesehatan Manggarai, Nobertus Burhanus. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

2.097 Nakes Manggarai Siap Divaksin Covid-19


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 2.097 orang tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Manggarai siap untuk divaksin Covid-19 dalam tahap pertama. Jumlah tersebut tidak termasuk nakes yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ben Mboi Ruteng.

“Perkembangan hari ini (11/1), dari sebanyak 2.097 nakes, yang sudah di-input datanya sebanyak 2.044. Sedangkan 53 orang sementara proses input melalui apkikasi dari pusat. Input di puskesmas, kadang terkendala internet,” jelas Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Manggarai, Nobertus Burhanus, di ruang kerjanya, Senin (11/1) siang.

Menurut Burhanus, prinsipnya semua nakes siap untuk menerima vaksin Covid-19. Total 2.097 nakes yang mau divaksin itu terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga suka rela murni, yang bekerja di dinas kesehatan, puskesmas, pustu, dan jaringanya. Sementara untuk RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, datanya di-input sendiri.

“Sesuai permintaan dari aplikasi yang ada dari Kementrian Kesehatan, untuk RSUD tidak termasuk dalam peng-input-an Dinas Kesehatan. Untuk nakes di RSUD, itu mereka sendiri yang input datanya pada aplikasi dari Kemenkes,” ujar pejabat yang juga Sekretaris Dinkes Manggarai ini.

Selain itu, kata Burhanus, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan swasta, seperti RS St. Rafael Cancar, klinik-klinik swasta, untuk meng-input data, menentukan kode unit faslitas kesehatan (Faskes), username dan pasword. Serta bimbingan teknis (Bimtek) aplikasi. Sambil tetap berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT serta menunggu juknis dan informasi lebih lanjut dari Kemenkes.

Dinkes Manggarai, lanjut Burhanus, juga telah membuat SK Faskes sebagai tempat berlangsungnya pelaksanaan vaksin Covid-19. Termasuk SK tenaga vaksinator yang menyebar di 23 Puskesmas di Manggarai. Dimana setiap Puskesmas sebanyak satu orang tenaga vaksinator. Pelatihan bagi tenaga vaksinator, sudah dilaksanakan secara zoom dengan Dinkes Provinsi NTT, pada 7-9 Januari 2020.

“Data nakes sebagai sasaran vaksin, SK Faskes dan tenaga vaksinator, kami sudah kirim ke Kementerian melalui Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Tenaga vaksinator sudah ikut pelatihan. Kami sendiri juga belum tahu kapan kegiatan vaksin tahap pertama ini berlangsung. Kita menunggu saja informasi lanjut dari Dinas Kesehatan Provinsi,” kata Burhanus.

Dikatakanya, setelah kegiatan vaksin bagi nakes, tahap berikut sasaran vaksinasi Covid-19 sesuai jadwal yang ditentukan, yakni bagi TNI-Polri dan pejabat publik. Selanjutnya masyarakat umum di Kabupaten Manggarai. Tentu sesuai petunjuknya, bagi yang berusia 18 – 59 tahun dengan syarat sehat.

“Kami juga belum mendapat informasi, apakah nakes yang mau diberi vaksin Covid-19, sebelumnya harus dilakukan rapid test atau swab. Kita menunggu informasi lanjut dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Sekarang juga kami masih menyiapkan SK Komite Daerah Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi,” jelasnya.

Sementara Direktur RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, dr. Imacula Veronika Djelulut melalui Humas, Laurens Guntur, yang dihubungi melalui HP, Senin (11/1) mengatakan, belum bisa pastikan jumlah nakes di RSUD itu yang akan diberikan vaksin Covid-19 pada tahap pertama. Karena pihaknya hanya meng-input data melalui aplikasi yang ada. Sementara verifikasi dilakukan dari pusat.

“Saat ini kami sementara proses peng-input-an data. Kami hanya meng-input, sementara yang verifikasi kelayakan seseorang bisa divaksin atau tidak, itu dari pusat. Untuk jumlah seluruh nakes di RSUD dr. Ben Mboi, saya minta dulu datanya,” katanya. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top