Romo Sipri Senda Gembleng Para Frater Bikin Renungan Biblis | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Romo Sipri Senda Gembleng Para Frater Bikin Renungan Biblis


Ketua Komisi Kitab Suci KAK, Romo Siprianus S. Senda (kiri) saat membekali para frater KAK dalam menyusun renungan biblis, Selasa (12/1). (FOTO: ISTIMEWA)

PENDIDIKAN

Romo Sipri Senda Gembleng Para Frater Bikin Renungan Biblis


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang (KAK) bekerjasama dengan Seminari Tinggi Santo Mikhael Kupang menggelar kegiatan pelatihan menyusun renungan biblis bagi para frater KAK.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini, yakni Senin (11/1) dan Selasa (12/1) merupakan upaya menggembleng para calon imam dalam menyusun renungan biblis. Ada dua hal yang menjadi fokus pelatihan, yakni latihan mendalami teks Injil dan latihan menyusun renungan secara skematis berdasarkan pesan teks Injil yang ditemukan dalam pendalaman.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengisi waktu liburan semester ganjil sebelum memasuki semester genap pada bulan Februari 2021 nanti.
“Dalam kondisi pandemi Covid-19, para frater tidak diizinkan mengadakan kegiatan apapun di luar seminari. Maka kegiatan internal ini menjadi pilihan mengingat para frater dibina untuk menjadi imam kelak, atau pewarta Injil,” ungkap Ketua Komisi Kitab Suci KAK, Romo Siprianus S. Senda, dalam keterangan tertulisnya kemarin (12/1).

Sebagai calon pewarta Injil, kata Romo Sipri, keterampilan mendalami teks kitab suci dan menyiapkan renungan atau kotbah dengan baik adalah bagian hakiki dari kehidupan frater. Dengan itu calon imam diharapkan terampil dan kreatif melaksanakan salah satu tugas sebagai imam kelak yaitu mewartakan injil melalui kotbah.

Romo Sipri yang juga pembina para frater sekaligus dosen Kitab Suci pada Fakultas Filsafat Unika Widya Mandira Kupang, menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Dalam pelatihan ini, para frater dilatih melakukan penggalian teks dengan metode sederhana untuk menemukan pesan teologis spiritual. Hasil penggalian itulah yang digunakan dalam penyusunan renungan atau kotbah untuk pelbagai kepentingan perayaan. Misalnya untuk syukuran baptis, wisuda, kenaikan pangkat, ulang tahun perkawinan, ulang tahun kehidupan, kematian, dan lainnya.

Selama dua hari para frater berlatih menggali teks pilihan dan menyusun renungan. Perikop-perikop yang dipakai adalah Markus 1:14-44. Dari semua perikop tersebut para frater menggali isi teks dengan metode 5W1H untuk menemukan pemahaman dan pesan teologi.

Pesan yang ditemukan dirumuskan dalam renungan dengan skema lima alinea, yakni pengantar, penegasan tema, ulasan teks, pesan teks, dan aplikasi dalam hidup sesuai konteks perayaan. Sebagai praktik, para frater memilih perikop yang sudah digali bersama dan menyusun dua renungan untuk aneka perayaan syukuran.

Menurut Romo Sipri, pembekalan ini penting bagi para frater, khususnya tingkat IV yang akan menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP). Pada masa TOP mereka akan mendapat banyak kesempatan untuk memimpin ibadat. Persiapan renungan biblis atau kotbah sangat penting. Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, telah mengingatkan para imam maupun calon imam KAK supaya memiliki budaya persiapan dalam mewartakan Injil. “Persiapan renungan atau kotbah dengan baik sudah merupakan satu kesaksian pewartaan Injil yang baik,” katanya. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top